IDENTIFIKASI PEMANFAATAN PASAR BARU DI KOTA BEKASI DAN FAKTOR - FAKTOR YANG MEMBEDAKANNYA.
Pasar Baru Kota Bekasi sebagai pasar tradisional skala pelayanan kota terletak
di salah satu kawasan pusat perdagangan dan jasa tetapi pada kenyataaan pasar yang sudah
ada tidak dimanfaatkan secara langsung oleh pedagang dan pembeli dikarenakan kondisi
bangunan pasar yang sudah rusak dan tidak terawat serta banyaknya terdapat ruang dagang
yang kosong di dalam pasar sehingga para pedagang dan pembeli lebih memilih untuk
berjualan di sepanjang jalan Ir. H. Juanda dan Jalan Mohamad Yamin.
Tujuan dari penelitian ini adalah megetahui pemanfaatan Pasar Baru di Kota
Bekasi dan faktor-faktor yang membedakannya ditinjau berdasarkan kriteria pemanfaatan
pasar yaitu pemanfaatan kios, los dan counter serta waktu kegiatan pasar menurut persepsi
pedagang pasar, PKL dan pembeli berdasarkan hasil kajian literatur, standar/pedoman dan
hasil observasi lapangan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang membedakan pemanfaatan
pasar berdasarkan faktor kelengkapan produk/barang, ketersediaan prasarana, ketersediaan
sarana, kecukupan cahaya, keamanan, kondisi bangunan dan kebersihan. Sasaran yang
dicapai dari penelitian ini dibagi menjadi 2 yaitu (1) mengidentifikasi pemanfaatan Pasar
Baru di Kota Bekasi (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang membedakan pemanfaatan Pasar
Baru di Kota Bekasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis
diskriminan berganda yaitu mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi pembeda
pemanfaatan Pasar Baru di Kota Bekasi.
Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan beberapa hal terkait dengan tingkat
pemanfaatan pasar, yaitu kriteria pemanfaatan kios, los dan counter serta kriteria waktu
kegiatan pasar tidak sesuai dengan kriteria pemanfaatan pasar hal ini dikarenakan tingkat
pemanfaatan pasar rendah. Hasil analisis identifikasi faktor-faktor yang membedakan
pemanfaatan pasar dapat disimpulkan menurut persepsi pedagang pasar dapat diketahui
salah satu faktor yang membedakan pemanfaatan pasar yaitu faktor kondisi bangunan dan
kebersihan. Pada faktor kondisi bangunan dapat diketahui kondisi bangunan baik dan terawat
sedangkan faktor kebersihan pasar responden pedagang pasar menyatakan kondisi pasar saat
ini bersih dikarenakan tidak adanya timbulan sampah dan air yang menggenang di pasar.
Menurut persepsi PKL dapat diketahui faktor yang membedakan pemanfaatan pasar yaitu
faktor ketersediaan sarana dan kondisi bangunan. Pada faktor ketersediaan sarana
menunjukkan adanya ketertarikan PKL dalam memanfaatkan seluruh sarana di pasar
sedangkan faktor kondisi bangunan pasar responden PKL menyatakan kondisi pasar saat ini
tidak baik dan dalam keadaan rusak serta tidak terawat. Menurut persepsi pembeli dapat
diketahui faktor yang membedakan pemanfaatan pasar yaitu faktor kelengkapan produk dan
kebersihan. Pada faktor kelengkapan produk/barang menunjukkan adanya ketertarikan
pembeli dalam memanfaatkan pasar dikarenakan kelengkapan produk yang dijual di pasar
lengkap dan berkualitas tinggi dan pada faktor kebersihan responden pembeli menyatakan
kondisi kebersihan pasar saat ini tidak bersih dikarenakan tidak adanya ketertarikan pembeli
untuk memanfaatkan pasar
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).IDENTIFIKASI PEMANFAATAN PASAR BARU DI KOTA BEKASI DAN FAKTOR - FAKTOR YANG MEMBEDAKANNYA. ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.IDENTIFIKASI PEMANFAATAN PASAR BARU DI KOTA BEKASI DAN FAKTOR - FAKTOR YANG MEMBEDAKANNYA. ().Teknik Planologi:FTSP,2009.Text
MLA Style
.IDENTIFIKASI PEMANFAATAN PASAR BARU DI KOTA BEKASI DAN FAKTOR - FAKTOR YANG MEMBEDAKANNYA. ().Teknik Planologi:FTSP,2009.Text
Turabian Style
.IDENTIFIKASI PEMANFAATAN PASAR BARU DI KOTA BEKASI DAN FAKTOR - FAKTOR YANG MEMBEDAKANNYA. ().Teknik Planologi:FTSP,2009.Text