KAJIAN KARAKTERISTIK PERMUKIMAN KUMUH BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT DI KELURAHAN BALONG GEDE.
Pertambahan jumlah penduduk di perkotaan yang sangat tinggi membawa dampak pada meningkatnya kebutuhan akan tempat tinggal dan pelayanan sarana dan prasarana lingkungan kota yang pada akhirnya meningkatkan kebutuhan akan lahan. Permintaan lahan untuk tempat tinggal yang terus meningkat tidak seimbang dengan lahan yang ada, sehingga lahan yang tersedia tidak mencukupi. Permukiman kumuh tumbuh dipinggir sungai/bantaran sungai, di sepanjang jalan kereta api, di sekitar pasar dan station kereta api, serta di daerah rendah yang sering kebanjiran. Daerah tersebut pada umumnya adalah berupa tanah yang belum dipergunakan, ditinggalkan atau tidak diawasi oleh pemegang haknya. Hal tersebut mengakibatkan timbulnya permukiman kumuh di kawasan perkotaan yang menyebabkan kawasan perkotaan mengalami penurunan kualitas lingkungan. Kelurahan Balong Gede merupakan salah satu kawasan yang mengalami penurunan kualitas lingkungan dengan munculnya rumah kumuh yang berada di bantaran Sungai Cikapundung,kawasan permukiman kumuh tersebut merupakan kawasan yang dekat dengan yang dekat dengan pusat kegiatan pemerintahan dan ekonomi Kota Bandung. Lingkungan permukiman kumuh di Kelurahan Balong Gede tidak didukung dengan sarana dan praarana yang memadai, seperti jalan lingkungan, penyediaan air bersih, saluran air limbah dan sarana pembuangan sampah.Berdasarkan hal tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi karateristik permukiman kumuh berdasarkan persepsi masyarakat di kelurahan Balong Gede dengan studi kasus RT 04, RT 05, RT 06, RT 07. Metoda yang digunakan untuk menjelaskan kondisi perumahan Balong Gede pada kondisi eksisiting di wilayah studi melalui survey primer dan membandingkannya dengan teori – teori dan kriteria yang ada adalah dengan metoda analisis deskriptif komparatif, yaitu membandingkan kondisi eksisting berdasarkan persepsi masyarakat dengan teori dan standart-standart yang ada. Dari hasil analisis dan temuan dilapangan kawasan permukiman di Keluarahan Balong Gede sesuai dengan kriteria fisik yang meliputi;Kesesuaian dengan tata ruang, status lahan,Kepadatan Bangunan,Kondisi prasarana lingkungan, kondisi bangunan, Kondisi tata letak bangunan dan social ekonomi yang meliputi;Kepadatan penduduk, Pendapatan Penduduk,Kegiatan usaha sector informal, jumlah penduduk miskin dan kerawanan kesehatan, untuk kawasan permukiman kumuh, dan dapat di kategorikan sebagai kawasan permukiman kumuh, wilayah yang memenuhi unsur tersebut memiliki pola yang menyebar pada RW 04, RW05, RW 06 dan RW 07.Dari hasil penelitian ini diperlukan peremajaan kawasan permukiman kumuh Kelurahan Balong Gede, yang meliputi peningkatan kondisi bangungan dan perbaikan sarana dan prasarana lingkungan yang dalam hal ini dibutuhkan keterlibatan pemerintah Kota Bandung didalam mewujudkan peremajaan kawasan lingkungan permukiman kumuh di Kelurahan Balong Gede
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).KAJIAN KARAKTERISTIK PERMUKIMAN KUMUH BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT DI KELURAHAN BALONG GEDE. ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.KAJIAN KARAKTERISTIK PERMUKIMAN KUMUH BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT DI KELURAHAN BALONG GEDE. ().Teknik Planologi:FTSP,2009.Text
MLA Style
.KAJIAN KARAKTERISTIK PERMUKIMAN KUMUH BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT DI KELURAHAN BALONG GEDE. ().Teknik Planologi:FTSP,2009.Text
Turabian Style
.KAJIAN KARAKTERISTIK PERMUKIMAN KUMUH BERDASARKAN PERSEPSI MASYARAKAT DI KELURAHAN BALONG GEDE. ().Teknik Planologi:FTSP,2009.Text