// <![CDATA[ARAHAN PROGRAM PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA CANDI CANGKUANG.]]> HARRY SUBAGJA / 24.2001.087 / PL Dosen Pembimbing 1 Shinta Kusumawati, S.T. Yanti Budiyantini, Ir., M.Dev.Plg
Kawasan Wisata Candi Cangkuang saat ini belum berkembang dengan optimal, bahkan terjadi penurunan kualitas dilihat dari kerusakan yang terjadi terhadap obyek dan daya tarik wisata, kurang lengkapnya fasilitas wisata, serta prasarana dan sarana transportasi yang kurang memadai sehingga menyebabkan berkurangnya tingkat kunjungan. Ini merupakan tuntutan dan tantangan dalam era otonomi daerah bagi pariwisata di daerah untuk mengembangkan pariwisata secara lebih baik sehingga mampu memberikan nilai-nilai materiil maupun imateriil kepada masyarakat di sekitarnya. Oleh sebab itu, studi ini bertujuan untuk mengetahui arahan program pengembangan aspek transportasi, obyek dan daya tarik wisata, serta fasilitas di Kawasan Wisata Candi Cangkuang. Pengembangan pariwisata yang dilakukan berdasar kepada potensi yang ada, sesuai dengan konsep pariwisata berkelanjutan yaitu tidak mengganggu atau merusak fungsi kawasan, tidak menggunakan energi yang berlebihan, tidak melakukan pembangunan fisik secara berlebihan, adanya partisipasi masyarakat, dsb, sehingga diharapkan pengembangan dapat dilakukan secara berkesinambungan dalam jangka waktu yang sangat lama dan memberikan manfaat kepada generasi yang akan datang. Untuk mengetahui arahan program pengembangan pariwisata maka proses analisis yang dilakukan antara lain mengidentifikasi faktor intern kawasan wisata yaitu karakteristik obyek dan daya tarik wisata, ketersediaan fasilitas berupa sarana dan prasarana. Serta mengidentifikasi faktor ekstern kawasan wisata berupa karakteristik pengunjung, sosial-masyarakat, kebijakan pemerintah, dan lainnya di Kawasan Wisata Candi Cangkuang. Kemudian dianalisis lebih lanjut dalam analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil analisis tersebut kemudian dikelompokkan dan dirinci dengan programprogram yang lebih terinci dan detail menjadi arahan program pengembangan Kawasan Wisata Candi Cangkuang. Berdasarkan hasil studi, permasalahan utama dan yang menjadi prioritas pengembangan di Kawasan Wisata Candi Cangkuang adalah obyek dan daya Tarik wisata, karena dengan adanya pengembangan obyek dan daya tarik wisata yang didukung oleh utilitas dasar dan transportasi yang memadai akan meningkatkan tingkat kunjungan, frekuensi maupun lama tinggal sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi dan memicu kebutuhan akan fasilitas wisata yang ada dan investasi Kawasan Wisata Candi Cangkuang. Arahan program pengembangan yang dilakukan antara lain secara umum yaitu berupa perbaikan secara fisik untuk memperkuat citra dan karakter kawasan wisata, maupun pengembangan daya Tarik wisata seni dan budaya, fasilitas pendukungnya dan pengembangan kerajinan khas. Pengembangan aspek non-fisik seperti menetapkan dan menegakkan peraturan, memberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat dan stakeholder yang terlibat, adanya pengembangan partisipasi masyarakat meliputi pengembangan kelembagaan, bantuan modal, keterampilan, dan pemasaran untuk usaha kerajinan masyarakat. mengoptimalkan segmentasi pasar yang ada, adanya pengembangan kerjasama dengan pihak-pihak stakeholder lainnya seperti LSM, investor, instansi, badan, atau lembaga lainnya baik pemerintah maupun non pemerintah, serta adanya pengelolaan yang baik dengan sumber daya yang memadai baik dari kualitas maupun kuantitas.