// <![CDATA[EVALUASI DAMPAK LINGKUNGAN PENGEMBANGAN PARIWISATA PANTAI TIRTAMAYA DILIHAT DARI ASPEK FISIK (STUDI KASUS:]]> Nina Yuliana / 24.2002.040 Dosen Pembimbing 1 Wanjat Kastolani, DR. Zulfadly Urufi S.T.,M.Eng.
Pantai Tirtamaya beberapa tahun yang lalu memiliki pantai dengan panorama yang indah dan menarik, serta biota laut yang melimpah dengan kegiatan keseharian masyarakat yang membuat perekonomian daerah ini cukup tinggi. Dengan potensi yang dimiliki, Pantai Tirtamaya sangat berbeda dari keadaan sebelumnya, maka dari itu dilakukan kegiatan pengembangan wisata Pantai Tirtamaya melalui 3 tahapan kegiatan, yaitu kegiatan pra-konstruksi, konstruksi, dan paska konstruksi. Kegiatan pengembangan tersebut dapat menimbulkan pencemaran atau dampak lingkungan. Adapun yang menjadi tujuan studi ini adalah mengevaluasi dampak yang terjadi dari keberadaan pengembangan Pantai Tirtamaya. Sasaran dalam studi ini yaitu teridentifikasinya komponen-komponen yang terkena dampak lingkungan dari pengembangan wisata Pantai Tirtamaya, analisis tingkat kepekaan dan kepentingan komponen lingkungan bagi masyarakat di sekitar Pantai Tirtamaya, dan terhitungnya seberapa besar dampak yang terjadi terhadap komponen-komponen lingkungan. Berdasarkan hasil identifikasi dan analisis dengan menggunakan Matriks Evaluasi Dampak Lingkungan (Matriks Leopold) bahwa keenam komponen lingkungan yang diidentifikasi mengalami penurunan kualitas lingkungan, seperti kualitas udara (bau) mengalami penurunan skala 2, kebisingan mengalami penurunan skala 3, kesuburan tanah mengalami penurunan skala 2, sedimen (erosi) mengalami penurunan skala 2, kualitas air sungai mengalami penurunan skala 2, dan kualitas air tanah juga mengalami penurunan skala 2. Sedangkan untuk besaran dampak lingkungan terhadap masing-masing komponen lingkungan dengan total besaran dampak lingkungan sebesar 50% dengan skala 3 (dampak sedang). Selama kurang lebih 10 tahun ternyata memberikan dampak negatif pada komponenkomponen lingkungan yang tengah dianalisis. Antisipasi dampak negatif tersebut dilakukan suatu program pengelolaan terhadap komponen lingkungan melalui Upaya Pengelolaan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UPL) agar dampak tersebut dapat diminimalisasi dengan tujuan Pantai Tirtamaya tetap terjaga dan tetap berwawasan lingkungan.