UPAYA PENGEMBANGAN AGROWISATA DI KECAMATAN RANCABALI


Agrowisata sebagai bagian dari objek wisata, diartikan sebagai suatu bentuk kegiatan yang memanfaatkan usaha agro sebagai objek wisata dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan, pengalaman rekreasi dan hubungan usaha di bidang pertanian. Kecamatan Rancabali mempunyai daya tarik wisata yang dapat dijadikan pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung. Selama ini pemerintah Kabupaten Bandung lebih memfokuskan pengembangan wisatanya di Kecamatan Lembang. Sedangkan kini Kecamatan Lembang telah menjadi bagian dalam Wilayah Kabupaten Bandung Barat, sehingga Kecamatan Rancabali menjadi salah satu daerah yang perlu dikembangkan dan menjadi andalan daerah wisata di Kabupaten Bandung.Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui upaya pengembangan agrowisata di Kecamatan Rancabali sebagai salah satu daerah tujuan wisata di Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk melihat prioritas pengembangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif.
Berdasarkan analisis yang dilakukan maka dapat di tarik simpulan bahwa Jenis agrowisata yang berpotensi di kembangkan di Kecamatan Rancabali adalah agrowisata buah-buahan, agrowisata sayuran, agrowisata tanaman hias dan agrowisata tanaman herbal. dan agrowisata perkebunan teh. Kegiatan agrowisata potensial yang dapat dikembangkan di setiap agrowisata berbeda-beda. Kegiatan agrowisata terdiri dari menanam, merawat, memanen, pengolahan, wisata belanja, wisata keliling kebun dan pengetahuan jenis tanaman. Untuk mengembangakan agrowisata dan kegiatan agrowisata perlu didukung oleh infrastruktur yang baik. Untuk pengembangan agrowisata diperlukan prioritas pengembangan dengan menggunakan metode AHP. Pengerjaan metode AHP ini dilakukan dengan menggunakan alternatif pengembangan yaitu berupa aspek pendukung agrowisata yang terdiri dari aksesibilitas, sarana dan prasarana serta informasi dan promosi. Hasil dari AHP adalah sebagai berikut yang menjadi prioritas utama adalah aksesibilitas dengan bobot 50%; prioritas selanjutnya yaitu sarana dan prasarana dan informasi dan promosi yang memiliki bobot prioritas yang sama yaitu 25%, ini menandakan kedua aspek ini memiliki kepentingan yang sama.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Achadiat Dritasto, Ir., MT. - Personal Name
NOLA NURAFNI RIANTARI / 24.2005.021 - Personal Name
Dine Firtianti, ST. - Personal Name
No. Panggil
Subyek Pengembangan
Agrowisata
Kegiatan
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2010
Jurusan Teknik Planologi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2010).UPAYA PENGEMBANGAN AGROWISATA DI KECAMATAN RANCABALI().Teknik Planologi:FTSP

.UPAYA PENGEMBANGAN AGROWISATA DI KECAMATAN RANCABALI().Teknik Planologi:FTSP,2010.Text

.UPAYA PENGEMBANGAN AGROWISATA DI KECAMATAN RANCABALI().Teknik Planologi:FTSP,2010.Text

.UPAYA PENGEMBANGAN AGROWISATA DI KECAMATAN RANCABALI().Teknik Planologi:FTSP,2010.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id