// <![CDATA[PERSEPSI PENGGGUNA TERMINAL TERHADAP EFEKTIFITAS TERMINAL ALAM BARAJO KOTA JAMBI]]> ISOKI SEPTIADI / 24.2002.038 Dosen Pembimbing 1 Zulfadly Urufi, M.Eng Meitri H.C Daluarti, M.T
Salah satu komponen penting dalam sistem perangkutan adalah terminal yang berfungsi sebagai tempat perpindahan atau pergantian sarana angkutan dari satu moda angkutan ke moda angkutan lainnya. Disamping itu, terminal merupakan bagian dari suatu sistem lalu lintas dan angkutan jalan yang sekaligus menjadi bagian dari sistem tata ruang kota. Salah satu prasarana yang dimiliki Kota Jambi adalah Terminal Penumpang Alam Barajo (Tipe A) yang berlokasi di Jalan Lingkar Barat. Terminal yang mulai beroperasi pada tahun 1996 ini merupakan hasil pemindahan terminal lama yang berlokasi di tengah kota karena tidak memenuhi syarat lagi. Berdasarkan pengamatan, keberadaaan Terminal Alam Barajo saat ini tidak berfungsi efektif, tidak efektifnya fungsi Terminal Alam Barajo terlihat dari rendahnya pemanfaatan terminal tersebut dimana sebagian besar penumpang atau calon penumpang tidak masuk ke dalam terminal. Kondisi ini tentu berdampak buruk bagi Kota Jambi karena sebagian besar lokasi pool-pool dan kantor-kantor/agen perusahaan bus tersebut berada di sepanjang jalan menuju pusat kota sehingga menimbulkan gangguan lalu-lintas dan kesan kesemrawutan terhadap Kota Jambi. Dampak dari kondisi ini menyebabkan menurunnya fungsi Terminal Alam Barajo dilihat dari segi naik turun penumpang. Permasalahan dalam penelitian ini adalah tidak efektifnya Terminal Tipe Alam Barajo Kota Jambi. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi pengguna terminal terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi tidak efektifnya Terminal Alam Barajo Kota Jambi, serta memberikan rekomendasi aternatif-alternatif tindakan untuk optimasi penggunaan terminal. Dari hasil analisis diketahui bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi efektifitas Terminal Alam Barajo adalah tidak sesuainya fasilitas utama (jalur keberangkatan, jalur kedatangan, ruang parkir kendaraan umum, ruang parkir kendaraan pengantar, dan ruang tunggu penumpang) dan fasilitas penunjang (papan informasi, ruang pengobatan, dan pos keamanan) dengan standar Kepmenhub No.31/1995, kurangnya keamanan di Terminal Alam Barajo, dan kurangnya kenyamanan bagi penumpang pada saat menunggu di ruang tunggu penumpang. Untuk mengoptimalkan fungsi Terminal Alam Barajo, maka perlu dilakukan beberapa upaya diantaranya yaitu dengan perbaikan fasilitas, penataan jadwal kedatangan dan keberangkatan, menyediakan tenaga keamanan dan kesehatan, dan melengkapi terminal dengan sarana penerangan yang memadai.