EVALUASI KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM BIDANG PENATAAN RUANG BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (KASUS : PELIBATAN MASYARAKAT DALAM PENYUSUNAN RUTR KOTA PEKANBARU PERIODE 2002-2006)
Penyelenggaraan penataan ruang pada dasarnya dilakukan oleh pemerintah
dengan peranserta masyarakat. Tanpa adanya peranserta masyarakat, pemerintah
tidak bisa menjalankan program-program yang berkaitan dengan penataan ruang
dengan maksimal. Sebagai upaya pemerintah untuk melibatkan peranserta
masyarakat dalam bidang penataan ruang maka pemerintah membuat aturan yang
dapat dijadikan acuan. Aturan tersebut dinamakan Standar Pelayanan Minimal
(SPM) Bidang Penataan Ruang (Aspek Keterlibatan Masyarakat). Standar
Pelayanan Minimal tersebut disusun berdasarkan kepada kewenangan wajib
pemerintah kabupaten/kota yang harus diberikan kepada masyarakat. Adapun tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemenuhan keterlibatan langsung
masyarakat dalam penataan ruang terkait dalam penyusunan Rencana Umum Tata
Ruang Kota Pekanbaru Periode 2002-2006 sesuai dengan Standar Pelayanan
Minimal Bidang Penataan Ruang (Aspek Pelibatan Masyarakat). Ruang lingkup
subtansi keterlibatan masyarakat menurut kewenangan wajib dana standar
pelayanan minimal adalah penyusunan Rencana Umum Tata Ruang Kota,
pemanfaatan ruang dan pengendalian pemanfaatan ruang. Penelitian ini
menggunakan teknik wawancara dengan teknik sampling purposive sampling untuk
menentukan responden dalam wawancara. Jenis penelitian ini adalah penelitian
evaluasi melalui pendekatan evaluasi tipe formatif. Berdasarkan penilaian terhadap
keterlibatan masyarakat dalam penataan ruang terkait penyusunan Rencana Umum
Tata Ruang Kota Pekanbaru periode 2002-2006 adalah belum semuanya terpenuhi
menurut standar pelayanan minimal. Dilihat dari sisi penyusunan Rencana Umum
Tata Ruang Kota, Pemerintah Kota Pekanbaru sudah memenuhi prosedur yang
terdapat pada standar pelayanan minimal. Dilihat dari sisi pemanfaatan ruang,
pada tahap penyusunan anggaran terdapat ketimpangan dalam keterlibatan
masyarakat. Hanya tokoh masyarakat yang ikut terlibat, sementara koordinator
RT/RW tidak dilibatkan. Disini, Pemerintah Kota Pekanbaru tidak bersifat
transparansi kepada seluruh lapisan masyarakat. Dilihat dari sisi pengendalian
pemanfaatan ruang, organisasi yang ditunjuk untuk menampung semua pengaduan
masyarakat Kota Pekanbaru tidak berjalan sebagaimana mestinya. Itu dapat dilihat
dari banyaknya masyarakat yang enggan mendatangi Organisasi Pengaduan
Masyarakat yang ada disetiap kantor Kecamatan untuk menyampaikan keluhannya
dikarenakan masyarakat menganggap bahwa keluhan mereka terkait penataan
ruang hanya sekedar wacana saja tanpa ada tindak lanjutnya. Rekomendasi yang
dapat diberikan kepada Pemerintah Kota hendaknya harus bersifat transparansi
kepada seluruh lapisan masyarakat terhadap kegiatan yang berhubungan dengan
penataan ruang terkait dengan pelibatan masyarakat. Untuk pengaduan masyarakat
terkait penataan ruang, Pemerintah Kota Pekanbaru harus benar-benar melakukan
seleksi kepada sumber daya manusia yang duduk dalam organisasi yang berkaitan
dengan pengaduan masyarakat bidang penataan ruang.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2011).EVALUASI KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM BIDANG PENATAAN RUANG BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (KASUS : PELIBATAN MASYARAKAT DALAM PENYUSUNAN RUTR KOTA PEKANBARU PERIODE 2002-2006) ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.EVALUASI KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM BIDANG PENATAAN RUANG BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (KASUS : PELIBATAN MASYARAKAT DALAM PENYUSUNAN RUTR KOTA PEKANBARU PERIODE 2002-2006) ().Teknik Planologi:FTSP,2011.Text
MLA Style
.EVALUASI KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM BIDANG PENATAAN RUANG BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (KASUS : PELIBATAN MASYARAKAT DALAM PENYUSUNAN RUTR KOTA PEKANBARU PERIODE 2002-2006) ().Teknik Planologi:FTSP,2011.Text
Turabian Style
.EVALUASI KETERLIBATAN MASYARAKAT DALAM BIDANG PENATAAN RUANG BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (KASUS : PELIBATAN MASYARAKAT DALAM PENYUSUNAN RUTR KOTA PEKANBARU PERIODE 2002-2006) ().Teknik Planologi:FTSP,2011.Text