PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN PER KECAMATAN DI WILAYAH KABUPATEN BANDUNG BARAT
Sektor pertanian merupakan kegiatan paling dominan di Wilayah Kabupaten Bandung Barat. Selain itu komoditas pertanian di KBB sangat beragam, yaitu mencapai 59 komoditas. Beragamnya komoditas tersebut memungkinkan timbulnya permasalahan dalam pengembangannya. Dari permasalahan tersebut, dapat diketahui kondisi yang lebih jelas terhadap komoditas yang beragam di KBB salah satu solusinya adalah dengan mengembangkan sektor pertanian dengan langkah awal pemilihan komoditas unggulan . Pemilihan komoditas unggulan diprediksikan memegang peranan penting dalam pengembangan wilayah tersebut. Tujuan dari studi ini adalah mengetahui jenis komoditas unggulan pada tiap kecamatan yang mempunyai peluang pengembangan dan kontribusi dalam menumbuhkan ekonomi di wilayah KBB.
Penentuan komoditas unggulan pada studi ini ditetapkan berdasarkan (1) segi keunggulan produksi yang dilihat dengan menggunakan analisis rata-rata pertumbuhan produksi, analisis location quotient, analisis shift-share dan analisis umur simpan. (2) Keunggulan sumber daya lahan yang dilihat dengan menggunakan analisis ketersediaan lahan dan ketersediaan lahan potensial. (3) Dukungan Pemerintah yang dilihat dari analisis mengenai jumlah Standar Nasional Indonesia (SNI) dan (4) Keunggulan pasar yang dilihat dengan menggunakan analisis pertumbuhan ekspo, analisis pertumbuhan impor, analisis harga jual dan anlisis kelayakan usahatani.
Berdasarkan hasil studi yang telah dilakukan terhadap 59 komoditas pertanian per kecamatan, telah teridentifikasi komoditas unggulan terpilih per sub sektor per kecamatan, komoditas terunggul per sub sektor per kecamatan dan terakhir adalah komoditas unggulan prioritas per kecamatan. Komoditas pertanian yang masuk kedalam kriteria komoditas unggulan prioritas adalah sebanyak 10 komoditas. Komoditas-komoditas unggulan tersebut merupakan hasil dari rekapitulasi penentuan komoditas unggulan pada 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung Barat. Dari sebanyak 10 komoditas unggulan yang telah teridentifikasi dapat ditinjau pula mengenai sebaran pada masing-masing kecamatan dan kondisi mengenai keunggulan dari masing-masing komoditas. Dari hasil peninjauan, teridentifikasi bahwa komoditas-komoditas unggulan di KBB masih mengalami permasalahan yang harus dibenahi, baik itu dari segi keunggulan produksi, sumber daya lahan, dukungan pemerintah dan keunggulan pasar.
Penentuan komoditas unggulan dari studi ini memperhatikan aspek produksi, lahan, dukungan pemerintah dan pasar. Berdasarkan hal tersebut rekomendasi yang dirumuskan adalah arahan untuk mengembangkan komoditas unggulan berdasarkan kondisi aspek-aspek penentuan komoditas unggulan. Rekomendasi yang disarankan adalah: Peningkatan produksi, peningkatan pengupayaan umur simpan, ekstensifikasi lahan, intensifikasi lahan, penerapan SNI, perumusan, standar komoditas unggulan, promosi pasar ekspor, promosi pasar domestic, peningkatan kualitas, pengembangan agro industry dan pengembangan usahatani. Berdasrkan hal tersebut, diharapakan ada sinkronisasi antara temuan dan rekomendasi sehinga pengembangan komoditas unggulan pada masing-masing kecamatan dapat lebih fokus dan optimal dalam memberikan kontribusi dalam mengembangkan wilayah.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2011).PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN PER KECAMATAN DI WILAYAH KABUPATEN BANDUNG BARAT ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN PER KECAMATAN DI WILAYAH KABUPATEN BANDUNG BARAT ().Teknik Planologi:FTSP,2011.Text
MLA Style
.PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN PER KECAMATAN DI WILAYAH KABUPATEN BANDUNG BARAT ().Teknik Planologi:FTSP,2011.Text
Turabian Style
.PENENTUAN KOMODITAS UNGGULAN PER KECAMATAN DI WILAYAH KABUPATEN BANDUNG BARAT ().Teknik Planologi:FTSP,2011.Text