// <![CDATA[ARAHAN PENGEMBANGAN PRASARANA DAN SARANA DI KAWASAN PUSAT PEMERINTAHAN KABUPATEN TASIKMALAYA BERDASARKAN PERSEPSI PEGAWAI]]> DERRY PRATAMA SIDDIQ / 24.2007.004 Penulis 0402097601 - Enni Lindia Mayona ST., MT Salahudin. ST., M.Si
Kawasan pusat pemerintahan merupakan pusat pelayanan bagi seluruh masyarakat. Ketersediaan prasarana dan sarana di kawasan pusat pemerintahan harus dipenuhi untuk menunjang segala kegiatan yang ada di kawasan pusat pemerintahan. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya membutuhkan kantor pusat pemerintahan yang baru, karena aset milik Kabupaten Tasikmalaya yang salah satunya kantor pusat pemerintahan diambil alih oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya, karena adanya pemekaran wilayah. Ketersediaan prasarana dan sarana di kawasan tersebut juga belum lengkap. Penyediaan prasarana dan sarana harus dilakukan agar para pegawai yang bekerja tidak mengalami hambatan. Pemindahan kantor pusat pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya telah menyebabkan terjadinya pergerakan komuter yang dilakukan oleh para pegawai pemerintahan, karena mayoritas pegawai pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya berdomisili di Kota Tasikmalaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui arahan pengembangan prasarana dan sarana di kawasan pusat pemerintahan berdasarkan persepsi pegawai. Analisis yang dilakukan adalah identifikasi kondisi prasarana dan sarana yang ada di kawasan pusat pemerintahan berdasarkan persepsi pegawai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Aspek yang dikaji dalam penelitian ini adalah kondisi prasarana dan sarana yang mencakup: air bersih, drainase, pengolahan limbah, sampah, listrik, telekomunikasi, jalan, perdagangan dan jasa, masjid, dan fasilitas kesehatan. Persepsi pegawai digunakan karena pegawai adalah pengguna dari prasarana dan sarana yang ada di kawasan pusat pemerintahan. Berdasarkan persepsi pegawai prasarana yang harus ditingkatkan kualitasnya adalah jaringan jalan. Kondisi jaringan jalan yang ada saat ini masih belum seluruhnya diaspal, dan cukup mengganggu pergerakan para pegawai. Peningkatan kualitas jaringan jalan dilakukan dengan cara hotmix. Sedangkan sarana yang harus ditambah berdasarkan persepsi pegawai adalah fasilitas perdagangan dan jasa berupa toko dan rumah makan, karena fasilitas tersebut saat ini belum tersedia. Selain itu sarana yang harus dibangun adalah fasilitas kesehatan, karena fasilitas tersebut dibutuhkan untuk pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan.