// <![CDATA[IDENTIFIKASI PERUBAHAN KONDISI AKTIFITAS PASAR TRADISIONAL SESUDAH KEBERADAAN PASAR SWALAYAN (STUDI KASUS :]]> GAN GAN PRIYANDANI / 24.2004.004 Penulis Achadiat Dristato, Ir., M.T. Ari Moravian, S.T., M.T.
Pasar merupakan bagian dari aspek perekonomian yang memberikan konstribusi besar terhadap perkembangan suatu kota. Sehingga dapat dimengerti bila perubahan jumlah kegiatan perdagangan di dalam kota selaras dengan perkembangan dan pembangunan kota. Permasalahan muncul setelah melihat persaingan yang tidak sehat antara Pasar Tradisional dan Pasar Modern di sekitarnya, seperti yang terjadi di Kecamatan Antapani Pasar Swalayan Super Indo muncul hanya 500 m dari Pasar Tradisional Antasari. Hal inilah yang kemudian menyebabkan menurunnya kondisi aktifitas Pasar Tradisional antasari. Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui perbedaan kondisi aktifitas perdagangan di Pasar Tradisional Antasari sebelum dan sesudah keberadaan Pasar Swalayan Super Indo. Untuk mencapai tujuan tersebut sasaran yang dilakukan adalah (1) Teridentifikasinya variabel aktifitas perdagangan Pasar Tradisional Antasari, (2) Teridentifikasinya perbandingan perubahan kondisi aktifitas perdagangan sebelum dan sesudah munculnya Pasar Swalayan Super Indo dan (3) Teridentifikasinya besaran kondisi variabel aktifitas perdagangan sesudah munculnya Pasar Swalayan Super Indo. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif, alat analisis yang digunakan antara lain; uji t tes, uji distribusi frekuensi dan model radial. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan terdapat dua kesimpulan; Keberadaan Pasar Swalayan Super Indo memberikan efek penurunan yang berbeda-beda terhadap variabel aktifitas perdagangan Pasar Tradisional Antasari, kedua semakin dekat posisi responden dengan Pasar Tradisional Antasari maka semakin kecil tingkat perbandingan signifikansi kondisi variabel aktifitas perdagangan pra serta pasca keberadaan Super Indo. Pernyataan kedua kesimpulan tersebut dilatarbelakangi oleh hasil uji t dan uji df, kedua kesimpulan inilah yang menjembatani munculnya kesimpulan umum yaitu adanya perbedaan kondisi variabel aktifitas perdagangan Pasar Tradisional Antasari karena adanya indikasi pengaruh dari keberadaan Pasar Swalayan Super Indo. Untuk meningkatkan aktifitas perdagangan Pasar Tradisional Antasari rekomendasi dari penelitian ini intinya; perlu revitalisasi Pasar Tradisional Antasari akan tetapi tidak melalui pembangunan atau renovasi pasar yang megah, cukup di beberapa aspek fisik yang penting saja dan menitik beratkan pada pencapaian atribut layanan untuk menciptakan daya tarik konsumen, dari aspek manajemen pemeliharaan dan pemantauan berkala harus dilakukan untuk memulihkan kepercayaan konsumen serta perlunya membangun image (citra) Pasar Antasari dengan program promosi. Dengan adanya rekomendasi tersebut diharapkan Pasar Antasari dapat meningkatkan daya saingnya.