IDENTIFIKASI PERUBAHAN KONDISI AKTIFITAS PASAR TRADISIONAL SESUDAH KEBERADAAN PASAR SWALAYAN (STUDI KASUS : PASAR ANTASARI DAN SUPER INDO KEC. ANTAPANI)
Pasar merupakan bagian dari aspek perekonomian yang memberikan
konstribusi besar terhadap perkembangan suatu kota. Sehingga dapat
dimengerti bila perubahan jumlah kegiatan perdagangan di dalam kota
selaras dengan perkembangan dan pembangunan kota. Permasalahan
muncul setelah melihat persaingan yang tidak sehat antara Pasar
Tradisional dan Pasar Modern di sekitarnya, seperti yang terjadi di
Kecamatan Antapani Pasar Swalayan Super Indo muncul hanya 500 m
dari Pasar Tradisional Antasari. Hal inilah yang kemudian
menyebabkan menurunnya kondisi aktifitas Pasar Tradisional
antasari.
Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui
perbedaan kondisi aktifitas perdagangan di Pasar Tradisional
Antasari sebelum dan sesudah keberadaan Pasar Swalayan Super Indo.
Untuk mencapai tujuan tersebut sasaran yang dilakukan adalah (1)
Teridentifikasinya variabel aktifitas perdagangan Pasar Tradisional
Antasari, (2) Teridentifikasinya perbandingan perubahan kondisi
aktifitas perdagangan sebelum dan sesudah munculnya Pasar Swalayan
Super Indo dan (3) Teridentifikasinya besaran kondisi variabel
aktifitas perdagangan sesudah munculnya Pasar Swalayan Super Indo.
Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif komparatif dengan
pendekatan kuantitatif, alat analisis yang digunakan antara lain;
uji t tes, uji distribusi frekuensi dan model radial.
Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan terdapat dua
kesimpulan; Keberadaan Pasar Swalayan Super Indo memberikan efek
penurunan yang berbeda-beda terhadap variabel aktifitas perdagangan
Pasar Tradisional Antasari, kedua semakin dekat posisi responden
dengan Pasar Tradisional Antasari maka semakin kecil tingkat
perbandingan signifikansi kondisi variabel aktifitas perdagangan
pra serta pasca keberadaan Super Indo. Pernyataan kedua kesimpulan
tersebut dilatarbelakangi oleh hasil uji t dan uji df, kedua
kesimpulan inilah yang menjembatani munculnya kesimpulan umum yaitu
adanya perbedaan kondisi variabel aktifitas perdagangan Pasar
Tradisional Antasari karena adanya indikasi pengaruh dari
keberadaan Pasar Swalayan Super Indo.
Untuk meningkatkan aktifitas perdagangan Pasar Tradisional
Antasari rekomendasi dari penelitian ini intinya; perlu
revitalisasi Pasar Tradisional Antasari akan tetapi tidak melalui
pembangunan atau renovasi pasar yang megah, cukup di beberapa aspek
fisik yang penting saja dan menitik beratkan pada pencapaian
atribut layanan untuk menciptakan daya tarik konsumen, dari aspek
manajemen pemeliharaan dan pemantauan berkala harus dilakukan untuk
memulihkan kepercayaan konsumen serta perlunya membangun image
(citra) Pasar Antasari dengan program promosi. Dengan adanya
rekomendasi tersebut diharapkan Pasar Antasari dapat meningkatkan
daya saingnya.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).IDENTIFIKASI PERUBAHAN KONDISI AKTIFITAS PASAR TRADISIONAL SESUDAH KEBERADAAN PASAR SWALAYAN (STUDI KASUS : PASAR ANTASARI DAN SUPER INDO KEC. ANTAPANI) ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.IDENTIFIKASI PERUBAHAN KONDISI AKTIFITAS PASAR TRADISIONAL SESUDAH KEBERADAAN PASAR SWALAYAN (STUDI KASUS : PASAR ANTASARI DAN SUPER INDO KEC. ANTAPANI) ().Teknik Planologi:FTSP,2012.Text
MLA Style
.IDENTIFIKASI PERUBAHAN KONDISI AKTIFITAS PASAR TRADISIONAL SESUDAH KEBERADAAN PASAR SWALAYAN (STUDI KASUS : PASAR ANTASARI DAN SUPER INDO KEC. ANTAPANI) ().Teknik Planologi:FTSP,2012.Text
Turabian Style
.IDENTIFIKASI PERUBAHAN KONDISI AKTIFITAS PASAR TRADISIONAL SESUDAH KEBERADAAN PASAR SWALAYAN (STUDI KASUS : PASAR ANTASARI DAN SUPER INDO KEC. ANTAPANI) ().Teknik Planologi:FTSP,2012.Text