// <![CDATA[PENERAPAN PROGRAM URBAN FARMING DI RW 04 TAMANSARI BANDUNG]]> MARIANA IFTISAN/242008021 Dosen Pembimbing 1 Akhmad Setiobudi, Ir, M.T
Persoalan dan tantangan yang dihadapi kawasan perkotaan yang terbesar saat ini yaitu isu alih fungsi lahan dan pengurangan luas RTH yang signifikan. Program Urban Farming merupakan kegiatan memanfaatkan ruang-ruang terbuka yang tidak produktif seperti lahan-lahan kosong dan lahan-lahan sisa menjadi kegitan alternatif aktivitas masyarakat kota untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ruang terbuka di kota-kota besar. Komunitas Bandung Berkebun mempunyai program memperkenalkan konsep Urban Farming kepada masyarakat dengan konsep Kampung Urban Farming. Lokasi yang diterapkan yaitu RW 04 Kelurahan Tamansari. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi masyarakat terhadap Program Urban Farming serta Partisipasi masyarakat dalam Program Urban Farming di RW 04 Kelurahan Tamansari Bandung. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan sampel acak sederhana. Penetuan variabel dalam batas studi ini yaitu: partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengelolaan, serta persepsi masyarakat dalam pengetahuan, praktik dan sikap, selanjutnya keberlanjutan program. Temuan penelitian ini yaitu diketahui persepsi masyarakat dalam program urban farming cukup baik dimana masyarakat mengetahui mengenai jenis dan manfaat dari program urban farming. Partisipasi masyarakat RW 04 Tamansari dalam program urban farming belum mencapai yang maksimal, dimana tidak semua masyarakat RW 04 ikut terlibat. Masyarakat membutuhkan pengetahuan sebelum mereka ikut terlibat dalam program Urban Farming, disebabkan segala sesuatu yang akan dimulai sangat membutuhkan suatu pengetahuan. Sosialisasi yang lebih ditingkatkan dan manajemen pemasaran terhadap masyarakat RW 04 Tamansari Bandung, sehingga dapat menambah partisipasi masyarakat yang masih minim dalam program urban farming di RW 04 Tamansari.