EVALUASI DAMPAK PEMBANGUNAN BLUE OASIS CITY DI KOTA BEKASI
Perkembangan Kota Bekasi saat ini sangat cepat dan telah menumbuhkan sektor industri, perdagangan dan jasa yang berdampak pada semakin terbatasnya lahan yang dapat difungsikan untuk kegiatan tersebut (Bappeda Kota Bekasi, 2004). Hal ini juga didukung oleh besarnya jumlah penduduk Kota Bekasi yang disebabkan oleh pertumbuhan alami maupun arus migrasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu proyek pembangunan dan pengembangan sarana perdagangan yang digarap oleh Pemerintah Kota Bekasi, adalah pembangunan pusat perbelanjaan, hotel dan apartemen, Blue Oasis City yang menempati areal seluas 76.800 m2, di kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Di satu sisi pembangunan Blue Oasis City masih penuh dengan pro dan kontra karena pembangunan Blue Oasis City tersebut merupakan salah satu areal 27 titik rawan banjir di Kota Bekasi. Blue Oasis City berdampak pada perubahan sosial kependudukan, dan sosial ekonomi pada masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besarnya dampak sosial kependudukan dan sosial ekonomi yang diakibatkan adanya pembangunan pusat perbelanjaan Blue Oasis City terhadap Masyarakat di Kelurahan Margahayu dan sekitarnya.
Kajian yang dilakukan antara lain adalah kajian komponen – komponen sosial kependudukan dan sosial ekonomi yang terkena dampak pembangunan pusat perbelanjaan Blue Oasis City melalui analisis dampak lingkungan matriks Fisher dan Davies, mengidentifikasi sejauh mana pengaruh pembangunan pusat perbelanjaan Blue Oasis City berpengaruh terhadap kondisi sosial kependudukan dan sosial ekonomi terhadap masyarakat sekitar. Hasil analisis menunjukan secara sosial kependudukan pembangunan Blue Oasis City tidak menimbulkan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan jumlah penduduk, meskipun jumlah penduduknya bertambah karena pola perpindahan penduduk dari luar Bekasi Timur tetapi jumlah pertambahan penduduknya tidak terlalu besar. Hasil sosial ekonomi menunjukan peningkatan ekonomi terjadi pada sebagian masyarakat dan juga penyerapan tenaga kerja pada penduduk sekitar dan usaha lain yang mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Kondisi seperti ini maka rekomendasi sosial kependudukan, dalam suatu pembangunan pusat perbelanjaan harus melihat kondisi lingkungan dan karakterisitik masyarakat sekitarnya supaya banyak masyarakat sekitar yang terserap menjadi pekerja di pusat perbelanjaan tersebut, sehingga bisa mengurangi lonjakan jumlah penduduk dari luar Bekasi Timur terutama di Kelurahan Margahayu. Rekomendasi sosial ekonomi suatu pusat perbelanjaan seharusnya turut membantu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitarnya yaitu dengan menyediakan tempat usaha bagi masyarakat sekitarnya seperti toko dan sejenisnya. Selain itu juga standar pendidikan harus di tingkatka masyarakat Kota Bekasi Timur terutama Kelurahan Margahayu, supaya bisa masuk ke dalam kriteria bekerja.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2013).EVALUASI DAMPAK PEMBANGUNAN BLUE OASIS CITY DI KOTA BEKASI ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.EVALUASI DAMPAK PEMBANGUNAN BLUE OASIS CITY DI KOTA BEKASI ().Teknik Planologi:FTSP,2013.Text
MLA Style
.EVALUASI DAMPAK PEMBANGUNAN BLUE OASIS CITY DI KOTA BEKASI ().Teknik Planologi:FTSP,2013.Text
Turabian Style
.EVALUASI DAMPAK PEMBANGUNAN BLUE OASIS CITY DI KOTA BEKASI ().Teknik Planologi:FTSP,2013.Text