// <![CDATA[IDENTIFIKASI PERPINDAHAN MINAT MASYARAKAT TERHADAP MODA ANGKUTAN UMUM KE SEPEDA MOTOR DI KOTA BANDUNG]]> Selvie Octriyani / 242009010 Penulis Achadiat Dristasto, Ir.,M.T.
Pertumbuhan dan perkembangan perdagangan dan jasa di Kota Bandung menyebabkan mobilitas masyarakat meningkat sehingga jumlah kendaraan pun meningkat pesat dari tahun ke tahun termasuk jenis kendaraan roda dua atau sepeda motor. Jumlah kepemilikan sepeda motor semakin berkembang. Oleh karenanya, dalam beberapa tahun terakhir ini banyak masyarakat yang berpindah dari angkutan umum ke sepeda motor. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perubahan minta masyarakat yang berpindah dari angkutan kota ke sepeda motor di SWK Bandung Timur dalam pemilihan moda, sehingga dapat terlihat faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan moda yang dipilih oleh masyarakat. Metode yang digunakan adalah deskriptif yakni mengungkapkan fenomena sosial yang terjadi dengan data aktual dan untuk disimpulkan. Populasi adalah pengguna sepeda motor penduduk SWK Bandung Timur sejumlah 534.058 Sedangkan ukuran sample 100 responden. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang mempengaruhi masyarakat memilih menggunakan sepeda motor di antaranya adalah karakteristik pelaku perjalanan meliputi; ketersediaan kendaraan pribadi, struktur rumah tangga, nilai pendapatan dan kebutuhan lainnya, karakteristik perjalanan meliputi; tujuan perjalanan, waktu terjadi pergerakan dan jarak pergerakan, karakteristik sisitem transportasi meliputi; waktu perjalanan, biaya transportasi, ketersediaan ruang dan tarif parkir, kenyamanan, kemudahan, keamanan, keandalan dan keteraturan. Penelitian ini merekomendasikan sebaiknya pemerintah memberbaiki sistem angkutan umum perkotaan dengan meningkatakan kenyamanan dan keamanan dengan tarif angkutan umum yang terjangkau dan pengaturan rute yang baik agar waktu tempuh dalam perjalanan menggunakan angkutan umum lebih singkat. Selain itu diperlukan aturan yang dapat mempertegas pembatasan kendaraan pribadi khususnya sepeda motor.