// <![CDATA[REKOMENDASI PENGEMBANGAN RUANG KREATIF DI KAWASAN GELORA SAPARUA BANDUNG]]> IQBAL ZULFIANTO / 242004041 Dosen Pembimbing 1 Ira Irawati, ST., M.T.
Perkembangan suatu kota akan maju apabila dapat mengakomodir secara keseluruhan kebutuhan masyarakat kotanya. Oleh karena itu setiap pihak yang memiliki kemampuan atau kewenangan harus dapat menggalang aspirasi masyarakat secara keseluruhan, tidak pandang dari kelas bawah, menengah maupun atas, karena pada hakikatnya semua sama. Komunitas kreatif merupakan kelas yang ada didalam suatu struktur sosial masyarakat yang dapat dikatakan sebagai kelas yang memiliki potensi untuk memajukan kehidupan kota secara keseluruhan. Komunitas kreatif muncul didasarkan kepada berkumpulnya sekelompok orang pada masyarakat tertentu yang berupaya bersama menemukan cara baru dalam masyarakat, yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat bagi kelas tersebut maupun masyarakat secara luas. Komunitas kreatif yang ada di Kota Bandung sudah membuktikan bahwa cara yang mereka lakukan dapat meningkatkan suatu kebaikan tersendiri, hal itu tertuang dalam industri-industri kreatif yang berkembang hingga saat ini, anatara lain adalah Industri Fashion, Industri Musik, Industri Olahraga Ekstrim, Pagelaran Budaya lokal dan instri-industri kreatif lainnya. Perkembangan Kota Bandung sebagai kota kreatif harus senantiasa mempertimbangkan aspirasi yang dimiliki oleh komunitas kreatif yang ada. Berdasarkan temuan komunitas kreatif yang ada pada saat ini membutuhkan ruang yang dapat digunakan oleh mereka untuk berekspresi secara luas. Oleh karena itu penyediaan ruang yang pantas, dapat dikatakan dapat membantu komunitas kreatif dalam memberikan manfaat lebih baik kedepannya bukan hanya untuk komunitas kreatif tersebut akan tetapi juga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Bandung secara keseluruhan. Berdasarkan hasil observasi dan analisis maka ditentukannya Kawasan Gelora Saparua sebagai suatu objek kawasan yang dapat diubah menjadi ruang untuk komunitas kreatif dalam melakukan aktifitasnya. Oleh karena itu dalam perancangan komponen kawasan tersebut memerlukan aspirasi dari komunitas kreatif yang akan memanfaatkannya. Dengan berbekal hal tersebut maka dapat dikatakan perancangan kawasan yang ada dapat sesuai dengan kebutuhan komunitas kreatif.