// <![CDATA[IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN BERPINDAH TEMPAT TINGGAL MASYARAKAT DI PERMUKIMAN KUMUH (STUDI KASUS :]]> SEKAR PANDANWANGI / 242008003 Dosen Pembimbing 1 Enni Lindia Mayona, S.T., M.T.
Rumah adalah bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal dan sarana pembinaan keluarga, sehingga rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Dua juta penduduk Kota Bandung membutuhkan rumah, akan tetapi beberapa penduduk memiliki keterbatasan dalam hal memenuhi kebutuhan akan rumah yaitu masyarakat dengan penghasilan yang rendah. Selain itu, banyaknya urbanisasi menyebabkan timbulnya permukiman kumuh dan liar. Salah satu cara untuk mengurangi adanya permukiman-permukiman kumuh adalah dengan memindahkan masyarakat yang tinggal di permukiman kumuh ke rumah susun. Akan tetapi, memindahkan masyarakat yang telah bertahun-tahun tinggal di permukiman kumuh bukanlah hal yang mudah Salah satunya adalah permukiman kumuh Kelurahan Nyengseret. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keputusan berpindah tempat tinggal masyarakat permukiman kumuh Kelurahan Nyengseret. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi keputusan berpindah tempat tinggal masyarakat di permukiman kumuh Kelurahan Nyengseret dilihat dari karakteristik masyarakat Kelurahan Nyengseret. Kedua variabel tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis crosstab. Terdapat delapan karakteristik masyarakat yang ada yaitu umur, jenis kelamin, lama tinggal, jumlah penghuni rumah, jenis pekerjaan, tingkat penghasilan, pendidikan terakhir,dan asal daerah. Jenis pekerjaan, kepemilikan rumah, dan asal daerah menjadi faktor yang mempengaruhi keputusan berpindah tempat tinggal masyarakat permukiman kumuh karena mayoritas mata pencaharian masyarakat di Kelurahan Nyengseret adalah pedagang keliling. Selain itu, terdapat enam faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam memilih tempat tinggal yaitu kelengkapan sarana dan prasarana, jarak tempat tinggal dengan tempat bekerja, jarak tempat tinggal dengan pusat kota, ketersediaan angkutan umum, dekat dengan kerabat atau keluarga, dan kondisi lingkungan. Prioritas utama masyarakat Kelurahan Nyengseret dalam memilih tempat tinggal adalah jarak tempat tinggal dengan tempat bekerja.