IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN BERPINDAH TEMPAT TINGGAL MASYARAKAT DI PERMUKIMAN KUMUH (STUDI KASUS : PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN NYENGSERET, BANDUNG)
Rumah adalah bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal dan sarana
pembinaan keluarga, sehingga rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar
manusia. Dua juta penduduk Kota Bandung membutuhkan rumah, akan tetapi
beberapa penduduk memiliki keterbatasan dalam hal memenuhi kebutuhan akan
rumah yaitu masyarakat dengan penghasilan yang rendah. Selain itu, banyaknya
urbanisasi menyebabkan timbulnya permukiman kumuh dan liar.
Salah satu cara untuk mengurangi adanya permukiman-permukiman kumuh adalah
dengan memindahkan masyarakat yang tinggal di permukiman kumuh ke rumah
susun. Akan tetapi, memindahkan masyarakat yang telah bertahun-tahun tinggal di
permukiman kumuh bukanlah hal yang mudah Salah satunya adalah permukiman
kumuh Kelurahan Nyengseret. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui faktor yang mempengaruhi keputusan berpindah tempat tinggal
masyarakat permukiman kumuh Kelurahan Nyengseret. Penelitian dilakukan dengan
pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan mengidentifikasi faktor yang
mempengaruhi keputusan berpindah tempat tinggal masyarakat di permukiman
kumuh Kelurahan Nyengseret dilihat dari karakteristik masyarakat Kelurahan
Nyengseret. Kedua variabel tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis
crosstab.
Terdapat delapan karakteristik masyarakat yang ada yaitu umur, jenis kelamin, lama
tinggal, jumlah penghuni rumah, jenis pekerjaan, tingkat penghasilan, pendidikan
terakhir,dan asal daerah. Jenis pekerjaan, kepemilikan rumah, dan asal daerah
menjadi faktor yang mempengaruhi keputusan berpindah tempat tinggal masyarakat
permukiman kumuh karena mayoritas mata pencaharian masyarakat di Kelurahan
Nyengseret adalah pedagang keliling. Selain itu, terdapat enam faktor yang
mempengaruhi masyarakat dalam memilih tempat tinggal yaitu kelengkapan sarana
dan prasarana, jarak tempat tinggal dengan tempat bekerja, jarak tempat tinggal
dengan pusat kota, ketersediaan angkutan umum, dekat dengan kerabat atau
keluarga, dan kondisi lingkungan. Prioritas utama masyarakat Kelurahan
Nyengseret dalam memilih tempat tinggal adalah jarak tempat tinggal dengan
tempat bekerja.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN BERPINDAH TEMPAT TINGGAL MASYARAKAT DI PERMUKIMAN KUMUH (STUDI KASUS : PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN NYENGSERET, BANDUNG) ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN BERPINDAH TEMPAT TINGGAL MASYARAKAT DI PERMUKIMAN KUMUH (STUDI KASUS : PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN NYENGSERET, BANDUNG) ().Teknik Planologi:FTSP,2014.Text
MLA Style
.IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN BERPINDAH TEMPAT TINGGAL MASYARAKAT DI PERMUKIMAN KUMUH (STUDI KASUS : PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN NYENGSERET, BANDUNG) ().Teknik Planologi:FTSP,2014.Text
Turabian Style
.IDENTIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN BERPINDAH TEMPAT TINGGAL MASYARAKAT DI PERMUKIMAN KUMUH (STUDI KASUS : PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN NYENGSERET, BANDUNG) ().Teknik Planologi:FTSP,2014.Text