PENGARUH KEBERADAAN MINIMARKET TERHADAP PERDAGANGAN SKALA LINGKUNGAN
Perkembangan pasar modern kian meningkat di wilayah perkotaan. Hal ini
dapat dilihat dari lokasi minimarket yang berada di setiap jaringan jalan. Peningkatan
jumlah unit minimarket yang kian pesat menjadi salah satu indikator maraknya
perkembangan pasar modern. Pada tahun 2010 jumlah minimarket mencapai 500 unit
di Kota Bandung. Hal ini dapat memberikan dampak atau pengaruh terhadap kegiatan
ekonomi skala lingkungan yang berada di sekitarnya. Terutama memberikan dampak
terhadap pendapatan dan komoditas pedagang yang berada di Kecamatan Lengkong.
Kecamatan Lengkong termasuk ke dalam SWK Karees, yang mana memiliki peruntukan
sebagai perdagangan dan jasa (Dalam RDTRK SWK Karees Tahun 2011). Hal ini
berakibat pada peningkatan jumlah pendirian minimarket, pada tahun 2014 jumlah
minimarket di Kecamatan Lengkong mencapai 45 unit dari 29 unit pada tahun 2011.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberadaan minimarket terhadap
perdagangan skala lingkungan. Terdapat 4 (empat) aspek dalam penelitian ini, yaitu 1)
aspek legalitas/kebijakan untuk mengetahui peraturan ataupun standar-standar yang
ditentukan dalam pendirian minimarket dan kriteria perdagangan baik minimarket
maupun warung; 2) Aspek Ekonomi, untuk mengetahui pendapatan serta komoditas dari
pedagang warung,; 3) Aspek Aktivitas Perdagangan, berkaitan dengan pola pergerakan
atau pertimbangan konsumen dalam pemilihan lokasi berbelanja serta jam operasional
pedagang skala lingkungan; dan 4) Aspek Spasial/Keruangan, merupakan standarstandar
yang ditentukan untuk memberikan kriteria terhadap minimarket. Adanya
penyimpangan-penyimpangan (tidak sesuai peraturan dan standar) yang dilakukan
minimarket memberikan pengaruh terhadap aspek ekonomi, yaitu : penurunan
pendapatan, berkurangnya penyediaan stok jenis barang, hilangnya jenis barang yang
diperjualbelikan. Dan pada aspek aktivitas perdagangan, yaitu : adanya perubahan
terkait jam operasional dan pertimbangan konsumen dalam pemilihan lokasi
berbelanja, dalam hal ini konsumen lebih cenderung memilih minimarket untuk
memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).PENGARUH KEBERADAAN MINIMARKET TERHADAP PERDAGANGAN SKALA LINGKUNGAN ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.PENGARUH KEBERADAAN MINIMARKET TERHADAP PERDAGANGAN SKALA LINGKUNGAN ().Teknik Planologi:FTSP,2014.Text
MLA Style
.PENGARUH KEBERADAAN MINIMARKET TERHADAP PERDAGANGAN SKALA LINGKUNGAN ().Teknik Planologi:FTSP,2014.Text
Turabian Style
.PENGARUH KEBERADAAN MINIMARKET TERHADAP PERDAGANGAN SKALA LINGKUNGAN ().Teknik Planologi:FTSP,2014.Text