// <![CDATA[PENGARUH BUDAYA TIONGHOA TERHADAP PERUBAHAN BENTUK DAN STRUKTUR KOTA SINGKAWANG]]> RIZA PRATIWI / 242009005 Dosen Pembimbing 1 Ira Irawati, S.T, M.T
Kota Singkawang adalah salah satu kota yang mendapat pengaruh Budaya Etnis Tionghoa yang sangat kuat. Migrasi yang dilakukan oleh masyarakat Etnis Tionghoa pada akhir abad 19 ke Kota Singkawang membawa perubahan ruang kota yang dapat dilihat dari segi bentuk serta struktur kota. Perubahan sendiri dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor dan salah satunya adalah budaya. Budaya merupakan hal yang bersifat totalitas kompleks dari gagasan dan hal-hal yang dihasilkan oleh manusia di dalam pengalaman sejarahnya. Budaya juga dapat dikatakan sebagai sebuah pola pikir serta tindakan yang melandasi kegiatan manusia yang dapat membedakan dari manusia/orang lainnya (Rachmadi, 1997). Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh budaya Etnis Tionghoa terhadap perkembangan bentuk dan struktur ruang Kota Singkawang (Masa Kerajaan Sambas, Masa Kolonial Hindia-Belanda, dan Saat Ini). Perkembangan fisik kota disetiap tahapan masanya diidentifikasi berdasarkan analisis bentuk dan analisis struktur dengan indikator berdasarkan elemen fisik kota Kevin Lynch dan Hamid Shirvani. Berdasarkan pendekatan diakronik budaya khususnya budaya Tionghoa, dapat diketahui perkembangan bentuk dan struktur Kota Singkawang mengalami perubahan dari masa ke masa. Adapun perubahan perkembangan bentuk kota membentuk kota gurita. Perubahan yang dimaksud terjadi pada perkembangan pola sirkulasi yang berubah dari pola linier atau satu arah pada masa Kerajaan Sambas hingga menyebar ke arah lainnya pada masa kolonial hingga saat ini. Perkembangan struktur kotanya dari model terpusat pada pusat kota yang dihuni oleh etnis Tionghoa di masa Kerajaan Sambas hingga berkembang dan tetap dengan struktur kota tipe konsentris hingga sekarang.