EVALUASI KELAYAKAN EKONOMI JEMBATAN GETEK TERHADAP TRANSPORTASI PERTANIAN DAERAH (KECAMATAN BATANG TUAKA, GAUNG, DAN GAUNG ANAK SERKA)
Jembatan Getek selesai dibangun pada tahun 2008 dengan tujuan untuk menjadi
penghubung antara Ibukota Kabupaten Indragiri Hilir dengan tiga kecamatan yaitu
Kecamatan Batang Tuaka, Gaung, dan Gaung Anak Serka yang sebelumnya hanya bisa
diakses dengan transportasi sungai. Belum diketahui apakah pembangunan Jembatan Getek
yang telah digunakan Masyarakat selama 5 tahun ini sudah memberikan manfaat ekonomi
yang layak jika dibandingkan dengan biaya pembangunannya. Terdapat 3 jenis manfaat
ekonomi, manfaat ekonomi langsung, tidak langsung, dan tidak terhitung. Manfaat ekonomi
yang diterima para petani di 3 (tiga) kecamatan kajian tergolong manfaat langsung dan
telah diterima langsung oleh setiap petani, sehingga ada nilai langsung yang bisa terhitung
dan dievaluasi berdasarkan kondisi eksisting dan bisa diproyeksi. Tujuan dari penelitian ini
adalah mengetahui kelayakan ekonomi Jembatan Getek terhadap transportasi pertanian.
Penelitian ini menggunakan metode benefit cost ratio dimana variabel besaran nilai manfat
yang diberikan Jembatan Getek diwakili oleh indikator pengurangan biaya transportasi
petani komoditas unggulan akan dibagi dengan besaran nilai biaya pembangunan Jembatan
Getek kemudian hasilnya dikalikan dengan 5 tahun yaitu usia penggunaan Jembatan Getek.
Jika hasil perhitungan tersebut sudah mencapai angka 1 atau lebih maka artinya
pembangunan Jembatan getek sudak layak secara ekonomi atau Jembatan Getek sudah
memberikan manfaat yang setimpal dengan biaya pembangunannya bahkan memberikan
keuntungan. Dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa Jembatan Getek belum layak secara
ekonomi pembangunan terhadap transportasi pertanian daerah dalam 5 tahun terakhir.
Dengan angka 0,45 yang masih sangat jauh untuk mencapai angka 1 tentu ini menjadi nilai
yang harus diperbaiki pemerintah. Bahkan setelah diproyeksi pada tahun ke 30
Pembangunan Jembatan Getek belum layak secara ekonomi. Selain itu peneliti juga potensi
kendala yang mempengaruhi jumlah besaran manfaat ekonomi Jembatan Getek terhadap
kegiatan transportasi pertanian daerah menjadi optimal. Dari besaran manfaat yang diterima
setiap kecamatan di wilayah kajian dan potensi kendala, peneliti memberikan saran
kebijakan yang bisa dilakukan di setiap kecamatan agar besaran manfaat ekonomi Jembatan
Getek terhadap kegiatan transportasi pertanian daerah bisa diperoleh secara optimal. Studi
yang bisa dikembangkan sebagai penelitian lebih lanjut adalah penelitian yang mengkaji
manfaat ekonomi tidak langsung dan tidak terhitung dari Jembatan Getek terhadap daerah
baik bersifat ekonomi, social, budaya, dll.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).EVALUASI KELAYAKAN EKONOMI JEMBATAN GETEK TERHADAP TRANSPORTASI PERTANIAN DAERAH (KECAMATAN BATANG TUAKA, GAUNG, DAN GAUNG ANAK SERKA) ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.EVALUASI KELAYAKAN EKONOMI JEMBATAN GETEK TERHADAP TRANSPORTASI PERTANIAN DAERAH (KECAMATAN BATANG TUAKA, GAUNG, DAN GAUNG ANAK SERKA) ().Teknik Planologi:FTSP,2014.Text
MLA Style
.EVALUASI KELAYAKAN EKONOMI JEMBATAN GETEK TERHADAP TRANSPORTASI PERTANIAN DAERAH (KECAMATAN BATANG TUAKA, GAUNG, DAN GAUNG ANAK SERKA) ().Teknik Planologi:FTSP,2014.Text
Turabian Style
.EVALUASI KELAYAKAN EKONOMI JEMBATAN GETEK TERHADAP TRANSPORTASI PERTANIAN DAERAH (KECAMATAN BATANG TUAKA, GAUNG, DAN GAUNG ANAK SERKA) ().Teknik Planologi:FTSP,2014.Text