// <![CDATA[IDENTIFIKASI KEGIATAN POTENSIAL DI SEKITAR BANDAR UDARA INTENASIONAL KUALA NAMU]]> Dr. Sadar Yuni Raharjo, Ir, MT MUHAMMAD RISKI ISRA’MI / 24-2010-026 Penulis
Pembangunan Bandar Udara Internasional Kuala Namu di Kabupaten Deli Serdang ternyata memberikan pengaruh yang begitu besar terhadap perubahan aktivitas penggunaan lahan di sekitar bandar udara. Perubahan ini terjadi akibat adanya perkembangan infrastruktur di beberapa kawasan, sehingga menjadi daya tarik bagi para penduduk atau pun investor dalam melakukan pengembangan wilayah yang akan menyebabkan perubahan aktivitas guna lahan. Adapun perubahan aktivitas guna lahan yang terjadi saat ini adalah guna lahan yang berbasiskan kegiatan ekonomi yang memanfaatkan keberadaan Bandar Udara Kuala Namu. Pertumbuhan terhadap kegiatan tersebut haruslah diatur agar membentuk pola kegiatan potensial di sekitar Bandar Udara Kuala Namu. Kegiatan-kegiatan tersebut harus memenuhi standar keselamatan penerbangan dan memenuhi kebutuhan penduduk sekitar maupun melayani masyarakat bandar udara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kegiatan-kegiatan apa saja yang berpotensi untuk dikembangkan di sekitar Bandar Udara Kuala Namu. Untuk mengkaji kegiatan apa saja yang berpotensi dikembangkan di sekitar Bandar Udara Kuala Namu maka dilakukan studi literatur mengenai perkembangan bandara menjadi kota bandara atau aiport city biasanya juga disebut “Aerotropolis”. Selain itu pengkajian terhadap kegiatan potensial tersebut juga dilakukan melalui identifikasi terhadap kecenderungan perubahan tata guna lahan, aspek ekonomi, aspek kependudukan, asksesbilitas dan mobilitas, kebutuhan, dan hubungan fungsional. Adapun metode yang digunakan overlay dan deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini dilakukan dengan melakukan observasi langsung terhadap kecamatan-kecamatan di sekitar kawasan Bandar Udara Kuala Namu yang mengalami perubahan aktivitas penggunaan lahan. Berdasarkan analisis kegiatan-kegiatan yang potensial dikembangkan adalah perdagangan (pertokoan, perdagangan, perkantoran, Industri, pergudangan, jasa komersial, hiburan, dan rekreasi). Kegiatan-kegiatan tersebut akan tersebar di sekitar Bandar Udara Kuala Namu yang sebarannya disesuaikan dengan aksesibilitas serta potensi lokasi setiap kriteria kegiatan. Adapun perkembangan kegiatan-kegiatan akan terlihat pesat perkembangannya pada tahun 2022 terutama di sepanjang koridor jalan utama yaitu ruas Medan-Batang Kuis-Kuala Namu. Hal ini ditunjukan semakin meningkatnya aktivitas komersial di sekitar bandara hingga mencapai radius 15 km.