PENENTUAN PRIORITAS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI KABUPATEN NIAS SELATAN
Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari
13.466 pulau telah menyadari pentingnya sektor pariwisata karena pertumbuhan
pariwisata sangat mempengaruhi pendapatan nasional. Begitu juga dengan
Kabupaten Nias Selatan yang memiliki potensi wisata yang sangat baik untuk
dikembangkan. Oleh sebab itu, dibutuhkan prioritas pengembangan objek wisata di
Kabupaten Nias Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. Pendekatan kualitatif
dilakukan dengan wawancara dan observasi. Pendekatan kuantitatif dilakukan
dengan merangking bobot prioritas setiap alternatif objek wisata dengan
menggunakan metode AHP (Analytic Hierarchy Process) untuk mengetahui urutan
prioritas pengembangan. Terdapat 9 (Sembilan) alternatif objek wisata yang
diprioritaskan dikembangkan yaitu Pantai Sorake-Lagundri, Desa Adat
Bawomataluo, Baloho Central Beach, Pantai Sibaranu, Pantai Hilisataro, Pantai
Simaleko, Kawasan Batu Megalit Idanotae, Boronadu, dan Pantai Ladeha. Untuk itu
perlunya penentuan prioritas pengembangan objek wisata di Kabupaten Nias
Selatan.
Dari hasil kajian yang dilakukan, menunjukkan bahwa Desa Adat
Bawomataluo sebagai prioritas I dengan bobot 16.14%; Pantai Sorake-Lagundri
sebagai prioritas II dengan bobot 16.05%; Pantai Sibaranu sebagai prioritas III
dengan bobot 15.53%; Pantai Simaleko sebagai prioritas IV dengan bobot 14.64%;
Baloho Central Beach sebagai prioritas V dengan bobot 14.19%; Pantai Hilisataro
sebagai prioritas VI dengan bobot 9.51%; Pantai Ladeha sebagai prioritas VII
dengan bobot 4.8%; Kawasan Batu Megalit Idanotae sebagai prioritas VIII dengan
bobot 4.59%; Boronadu sebagai prioritas IX dengan bobot 4.54%.Dari hasil hasil
kajian yang dilakukan, dipilih 5 (lima) objek wisata dengan bobot prioritas tertinggi
yaitu Desa Adat Bawomataluo, Pantai Sorake-Lagundri, Pantai Sibaranu, Pantai
Simaleko, Baloho Central Beach. Pada kelima objek wisata tersebut dilakukan
araham pengembangan sesuai pada standar kebutuhan pengembangan objek wisata
berdasarkan atraksi, aksesibilitas, dan amenities.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2015).PENENTUAN PRIORITAS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI KABUPATEN NIAS SELATAN ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.PENENTUAN PRIORITAS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI KABUPATEN NIAS SELATAN ().Teknik Planologi:FTSP,2015.Text
MLA Style
.PENENTUAN PRIORITAS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI KABUPATEN NIAS SELATAN ().Teknik Planologi:FTSP,2015.Text
Turabian Style
.PENENTUAN PRIORITAS PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DI KABUPATEN NIAS SELATAN ().Teknik Planologi:FTSP,2015.Text