STUDI KECELAKAAN LALU LINTAS DI KOTA BANDUNG PADA TAHUN 2007.
Kendaraan bermotor ialah sarana transportasi yang sering digunakan oleh semua jenis lapisan masyarakat untuk menunjang segala kebutuhan dan kegiatan masyarakat. Dengan semakin bertambahnya penduduk di Kota Bandung maka semakin bertambahnya pula tingkat kebutuhan akan sarana transportasi, sehingga menimbulkan salah satu masalah keselamatan transportasi di Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi rawan kecelakaan terburuk yang ada di Kota Bandung pada tahun 2007 pada bagian persimpangan dan ruas jalan, kemudian
dilakukan pemeringkatan lokasi rawan kecelakaan tersebut, metode yang dipakai dalam penelitian studi rawan kecelakaan di Kota Bandung pada tahun 2007 ini dengan memakai metode Penanganan Lokasi Rawan Kecelakaan Lalu-Lintas ( SNI PD T-08-2004-B). Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa data jumlah kecelakaan dan volume lalulintas yang diperoleh dari Polwiltabes Bandung. Dari hasil perhitungan menunjukan bahwa persimpangan antara Jln. Gatot Subroto/Jln Laswi (Simpang Lima) mempunyai peringkat yang tertinggi dengan tingkat kecelakaan sebesar 586.92 (100 JPKP), sedangkan untuk di ruas jalan peringkat tertinggi kecelakaan yaitu pada ruas Jln. Asia Afrika.dengan tingkat kecelakaan sebesar 613.46 (100 JPKP).
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).STUDI KECELAKAAN LALU LINTAS DI KOTA BANDUNG PADA TAHUN 2007. ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI KECELAKAAN LALU LINTAS DI KOTA BANDUNG PADA TAHUN 2007. ().Teknik Sipil:FTSP,2009.Text
MLA Style
.STUDI KECELAKAAN LALU LINTAS DI KOTA BANDUNG PADA TAHUN 2007. ().Teknik Sipil:FTSP,2009.Text
Turabian Style
.STUDI KECELAKAAN LALU LINTAS DI KOTA BANDUNG PADA TAHUN 2007. ().Teknik Sipil:FTSP,2009.Text