// <![CDATA[KAJI BANDING KUAT TEKAN BETON YANG MENGGUNAKAN PASIR GALUNGGUNG, PASIR CIMALAKA DAN PASIR PADALARANG SEBAGAI AGREGAT HALUS]]> Abinhot Sihotang, MT. Rudyatmoko Gondo Suryono / 222003032 / SI Dosen Pembimbing 1
Kekuatan beton ditentukan dengan mencari nilai sifat mekanik beton, salah satunya kuat tekan beton. Oleh karena itu, perlu dikaji kuat tekan beton dengan nilai sifat fisis yang berbeda pula. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengkaji kuat tekan beton dengan pasir yang berbeda atau nilai sifat fisis yang berbeda, dalam hal ini penelitian di tunjukan pada beton mutu normal dengan kuat tekan rencana 20 MPa. Jumlah benda uji yang dibuat 15 buah untuk tiap komposisi campuran. Ukuran benda uji berdiameter 10 cm dan tinggi 20 cm dengan berbentuk silinder. Pengujian ini dilakukan pada umur 3 hari, 14 hari, dan 28 hari serta menggunakan metode SNI. Hasil pengujian kuat tekan beton diumur 28 hari dengan menggunakan pasir Galunggung, nilai kuat tekan rata-rata 40,876 MPa. Sedangkan pasir Cimalaka dan pasir Padalarang mempunyai nilai kuat tekan rata-rata 33,218 MPa dan 29,378 MPa. Kata kunci: kuat tekan, agregat halus