STUDI PENGARUH PROSES PEMANASAN AGREGAT PADA CAMPURAN BETON ASPAL CAMPURAN PANAS
Untuk meningkatkan kualitas jalan, dilakukan beberapa penelitian diantaranya studi pengaruh proses pemanasan agregat menggunakan kompor, menggunakan oven 1 jam, dan menggunakan oven 2 jam seperti yang dibahas dalam tugas akhir ini. Penelitian dilakukan terhadap : LASTON AC-WC, dengan variasi kadar filler 0%, 50%, 100% dan menggunakan kadar aspal 6.0%, 6.5%, 7.0%, 7.5% terhadap berat campuran. Agregat yang akan digunakan terlebih dulu dipanaskan dalam oven dengan suhu 170° selama 2 jam. Dari setiap kadar aspal dibuat 3 buah benda uji kemudian dilakukan uji Marshall sehingga didapatkan kadar aspal optimum sebesar 7%. Dari ketiga penelitian dilakukan perbandingan terhadap masing-masing nilai parameter Marshall dan diperoleh kesimpulan antara lain nilai KAO yang diperoleh dari setiap penelitian adalah 7%. Nilai VMA dan VIM pada penelitian pemanasan menggunakan oven 2 jam menunjukan nilai yang semakin menurun pada penggunaan kadar spent 0% dan 50% dan mengalami peningkatan pada penggunaan kadar Spent Catalyst RCC-15 100%. Nilai VFA menunjukan nilai yang semakin meningkat pada penggunaan spent 0% dan 50% dan menurun pada penggunaan kadar Spent Catalyst RCC-15 100%. Untuk nilai Stabilitas dan flow menunjukan nilai paling tinggi pada penggunaan variasi filler Spent Catalyst RCC-15 100% jika dibandingkan dengan penelitian lainnya.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2010).STUDI PENGARUH PROSES PEMANASAN AGREGAT PADA CAMPURAN BETON ASPAL CAMPURAN PANAS ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI PENGARUH PROSES PEMANASAN AGREGAT PADA CAMPURAN BETON ASPAL CAMPURAN PANAS ().Teknik Sipil:FTSP,2010.Text
MLA Style
.STUDI PENGARUH PROSES PEMANASAN AGREGAT PADA CAMPURAN BETON ASPAL CAMPURAN PANAS ().Teknik Sipil:FTSP,2010.Text
Turabian Style
.STUDI PENGARUH PROSES PEMANASAN AGREGAT PADA CAMPURAN BETON ASPAL CAMPURAN PANAS ().Teknik Sipil:FTSP,2010.Text