PENGARUH PEMANFAATAN SERAT KELAPA TERHADAP KINERJA BETON MUTU TINGGI


Penggunaan serat kelapa pada campuran beton merupakan suatu upaya untuk mengembangkan material baru terhadap campuran beton dan sebagai salah satu upaya pemanfaatan limbah serat kelapa yang banyak dijumpai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan serat kelapa terhadap kuat tekan, kuat tarik belah dan kuat tarik lentur pada beton mutu tinggi. Untuk merancang beton dengan kuat tekan 50 MPa, dilakukan usaha sebagai berikut 1) faktor air semen (w/c), yang digunakan dalam perencanaan adalah 0,52; 2) pembatasan ukuran
agregat maksimum sebesar 20 mm; 3) penambahan kadar serabut 0%,0,01%,0,1%,0,2%,0,5% dan 1%; 4) pembatasan ukuran panjang serabut kelapa 0,2cm, 0,5cm, 1cm, 1,5cm dan 2 cm; 4) penambahan superplasticizer structuro 335 0%, 0,5%, 0,7% dan 1%, untuk mempermudah tingkat kelacakan (workability) beton; 5) Nilai slump 0-10mm, 10-30mm, 30-60mm dan 60-180 mm. Metoda SNI 03-2834-2000 digunakan untuk menghitung komposisi campuran beton dengan kuat tekan rencana 50 MPa. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan
benda uji silinder 10x20cm dan balok dengan ukuran 15cmx15cmx60cm. Pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah pada benda uji silinder dilakukan pada seluruh campuran variasi. Sedangkan pada benda uji balok beton pengujian kuat tekan lentur dilakukan pada variasi kadar serabut 0%, 0,1% dan 0,5%, panjang serabut 0,1 cm, 0,2 cm dan 0,5%, Superplasticizer 0,7 %, ukuran agregat 2 cm dan slump 10-30 cm. Benda uji yang dibuat diuji pada saat umur beton berumur 28 hari. Pada beton normal tanpa serat kelapa diperoleh kuat tekan dan tarik beton rata-rata sebesar 51,14 dan 4,47 MPa. Hasil Penambahan kadar serat optimum yakni 0,5% dengan hasil
kuat tekan dan tarik rata-rata sebesar 44,46 dan 4,37 MPa. Panjang serat optimum yang dihasilkan adalah 1,5 cm dengan nilai kuat tekan dan tarik rata-rata sebesar 52,40 dan 5,27 MPa. Pada penggunaan Superplasticizer, hasil perolehan nilai kuat tekan dan tarik yang optimum berada pada 0,7 % sebesar 46,96 Mpa dan 4,30 Mpa, Ukuran Split yang digunakan Optimum pada ukuran 1 cm yaitu sebesar 46,8 Mpa dan 4, 42 Mpa. Pada variasi slump, slump yang paling optimum adalah pada slump 60-180 mm. Sedangkan perolehan kuat tarik lentur balok kolom dengan variasi panjang serabut paling tinggi dihasilkan pada kadar serabut 0,5% sebesar 5,57 Mpa dan pada variasi panjang serabut, kuat tarik lentur yang dihasilkan didapat pada panjang serabut 2 cm sebesar 5,53 MPa. Kata kunci: Serat Kelapa, Kuat tekan, kuat Tarik Belah dan Kuat Tarik lentur balok


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Diena Muliasari S / 22-2006-001 - Personal Name
Bernardinus Herbudiman, S.T., M.T. - Personal Name
No. Panggil 1028SI072010a
Subyek Serat Kelapa, Kuat tekan, kuat Tarik Belah dan Kua
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2010
Jurusan Teknik Sipil
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2010).PENGARUH PEMANFAATAN SERAT KELAPA TERHADAP KINERJA BETON MUTU TINGGI().Teknik Sipil:FTSP

.PENGARUH PEMANFAATAN SERAT KELAPA TERHADAP KINERJA BETON MUTU TINGGI().Teknik Sipil:FTSP,2010.Text

.PENGARUH PEMANFAATAN SERAT KELAPA TERHADAP KINERJA BETON MUTU TINGGI().Teknik Sipil:FTSP,2010.Text

.PENGARUH PEMANFAATAN SERAT KELAPA TERHADAP KINERJA BETON MUTU TINGGI().Teknik Sipil:FTSP,2010.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id