SEKOLAH TINGGI ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI KABUPATEN BANDUNG BARAT


Dalam pembangunan nasional peranan pendidikan memiliki posisi yang penting menuju masyarakat adil dan makmur, maka perencanaan dan pengembangannya perlu ditata dalam satu kesatuan sistem kurikulum sesuai dengan keadaan dunia pendidikan di masa saat ini dan yang akan datang. Untuk terlaksananya sistem kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah dilihat dari segi perancangan, kawasan pendidikan haruslah menampung segala sarana maupun prasarana yang dibutuhkan baik itu untuk pengajar maupun pelajar. Kawasan pendidikan ilmu hayati adalah wadah yang menyangkut kegiatan belajar mengajar dari generasi ke generasi, maka dengan perencanaan dan perancangan haruslah melihat dari pembangunan berkelanjutan serta diperhatikan akan kebutuhan, keamanan dan kenyamanan berbagai pengguna. Bertambahnya jumlah penduduk disuatu tempat menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan dalam segi perencaan karena dengan bertambahnya jumlah penduduk, maka kebutuhan akan pendidikan sangat banyak dan haruslah layak. Isu Global Warming akhir – akhir ini membuat kita sadar bahwa dalam segi perancangan sebuah kawasan dan bangunan menitik beratkan pada persoalan Ramah Lingkungan serta pembangunan berkelanjutan. Green Desain itu adalah desain berkelanjutan (desain lingkungan juga disebut, desain ramah lingkungan, desain sadar lingkungan, dll) adalah filosofi merancang benda-benda fisik, lingkungan yang dibangun, dan layanan untuk mematuhi prinsip-prinsip keberlanjutan sosial, ekonomi, dan ekologi. Sedangkan Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Dalam ekologi, makhluk hidup dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Dapat ditarik kesimpulan bahwa penyediaan kawasan pendidikan tidak melihat dari sisi kebutuhan akan ilmu saja melainkan bagaimana kita sebagai manusia bisa belajar dari alam dan belajar untuk menyelamatkan bumi ini dari isu Global Warming, jika ditinjau dengan pendekatan pendidikan bisa diajarkan kepada penerus bangsa untuk berupaya menyelamatkan misi tersebut baik secara pendidikan formal dan non formal. Formal berupa pendidikan yang diajarkan di dalam kelas, sedangkan non formal berupa pendidikan di dalam kelas dan di luar kelas yaitu berinteraksi dengan lingkungan dan alam sekitar.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Dadan M. Danial / 212007018 - Personal Name
Utami, Ir. MT - Personal Name
Shirley Wahadamaputera, Ir, MT - Personal Name
No. Panggil 767AR092013a
Subyek Ilmu Hayati, Ramah Lingkungan, Green Desain.
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2013
Jurusan Arsitektur
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2013).SEKOLAH TINGGI ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI KABUPATEN BANDUNG BARAT().Arsitektur:FTSP

.SEKOLAH TINGGI ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI KABUPATEN BANDUNG BARAT().Arsitektur:FTSP,2013.Text

.SEKOLAH TINGGI ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI KABUPATEN BANDUNG BARAT().Arsitektur:FTSP,2013.Text

.SEKOLAH TINGGI ILMU DAN TEKNOLOGI HAYATI KABUPATEN BANDUNG BARAT().Arsitektur:FTSP,2013.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id