// <![CDATA[PEMANFAATAN SERBUK KACA SEBAGAI POWDER PADA SELF COMPACTING CONCRETE]]> CHANDRA JANUAR / 22.2006.094 Dosen Pembimbing 1 Bernardinus Herbudiman, S.T., M.T.
Permasalahan lingkungan seperti banyaknya limbah hasil konsumsi manusia yang terjadi, menuntut manusia untuk lebih bijaksana dalam menggunakan materi-materi yang tersedia di alam. Salah satu usahanya adalah mengolah limbah hasil konsumsi manusia untuk digunakan lagi sebagai bahan substitusi parsial dalam pembuatan beton seperti pemanfaatan serbuk kaca sebagai salah satu bahan pada pembuatan campuran beton. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar konstribusi yang diberikan oleh serbuk kaca terhadap workability dan sifat mekanis pada beton self compacting. Untuk merancang beton self compacting, dilakukan usaha sebagai berikut 1) kadar serbuk kaca yang digunakan 0%,10%,20%,30% dari berat powdernya; 2) ukuran serbuk kaca yang digunakan lolos no.50 tertahan no.100, lolos no.100 tertahan no.200, lolos no 200 serta gabungan dari ketiga ukuran kaca tersebut; 3) pemakaian kadar air bebas sebesar 190 liter, 200 liter, dan 210 liter; 4) penambahan kadar silica fume sebesar 0%, 5% dan 10% dari berat powdernya. Metoda SNI 03-2834-2000 yang dikombinasikan dengan metoda Simple Mix Design Okamura digunakan untuk menghitung komposisi campuran beton self compacting. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah silinder 10x20cm. Pengujian beton segar yang dilakukan adalah pengujian slump flow yang dilakukan pada semua trial mix.. Untuk beton keras dilakukan pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah pada benda uji silinder. Diameter sebaran beton segar maksimum mencapai 63 cm. Kadar serbuk kaca optimum adalah 10% pada rasio w/p = 0.40 dan dosis superplasticizer sebesar 1,5% dari berat powdernya menghasilkan nilai kuat tekan rata-rata mencapai 49,08 MPa dan kuat tarik belah rata-rata mencapai 4,08 MPa. Perbedaan ukuran kaca menghasilkan nilai kuat tekan beton optimum pada trial mix design dengan komposisi serbuk kaca gabungan yaitu sebesar 49,08 MPa. Semakin besar nilai kadar air bebas, maka akan mengakibatkan menurunnya nilai kuat tekan dan kuat tarik belah beton, seperti terlihat pada trial mix design yang menggunakan kadar air sebesar 190 liter, 200 liter, dan 210 liter, dimana pada kadar air 190 liter merupakan kadar air yang memiliki nilai kuat tekan tertinggi yaitu sebesar 49,08 MPa. kadar silica fume 5% merupakan kadar yang optimum karena memiliki nilai kuat tekan yang paling tinggi yaitu sebesar 51,72 MPa Kata kunci: serbuk kaca, slump flow, kuat tekan, kuat tarik belah