// <![CDATA[MODEL HUBUNGAN KECELAKAAN LALULINTAS DENGAN KECEPATAN KENDARAAN STUDI KASUS :]]> Chairunnissa Kania Dewi / 22.2007.007 Dosen Pembimbing 1 Dr. Dwi Prasetyanto, Ir.,M.T.
Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang merupakan jalan tol yang menghubungkan DKI Jakarta dan Kabupaten Cikampek, dimana tingkat kecelakaan yang terjadi di jalan tol semakin besar. Dengan demikian diperlukan kajian untuk mendapatkan solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari pola hubungan antara tingkat kecelakaan dan kecepatan kendaraan yang ditempuh selama berada di jalan tol. Angka kecelakaan merupakan jumlah kecelakaan yang terjadi pada suatu ruas yang ditinjau berdasarkan panjang jalan dan volume lalulintas yang melewat setiap ruas tiap 100 juta kendaraan km. Studi kasus dilakukan di jalan tol Jakarta – Cikampek pada tahun 2003 sampai tahun 2009 untuk jalan sepanjang 72,3 Km yang dibagi menjadi 13 ruas arus menuju Cikampek dan 13 ruas arus menuju Jakarta, dan data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari PT. Jasa Marga. Analisis yang digunakan adalah analilis regresi untuk mendapatkan fungsi hubungan dan nilai R² yang menunjukkan besarnya pengaruh perubahan kecepatan terhadap angka kecelakaan. Model yang diperoleh merupakan model disponensial dengan variabel bebas berupa jumlah kecelakaan dan variabel bebas berupa kecepatan. Berdasarkan analisis diperoleh model hubungan antara AR dan VLV, yaitu untuk arah Cikampek adalah y = 0,0129x2 - 1,433x + 43,691 dan arah Jakarta adalah y = 0,6342e0,032x. Model persamaan untuk setiap arah yang dilihat dari jumlah lajur adalah 4lajur y = 0,0072x2 - 0,7328x + 20,882, dan 2lajur y = 2,0267e0,0215x (arah Cikampek), serta 4lajur y = 0,1305e0,0541x, dan 2lajur y = 4,6598e0,0066x (arah Jakarta). Kata kunci: Angka Kecelakaan, Kecepatan, Jalan Tol Jakarta-Cikampek