// <![CDATA[PENGARUH GRADASI AGREGAT HALUS TERHADAP SIFAT FISIK & MEKANIS SELF COMPACTING CONCRETE]]> ANDHIKA TRI EKA PAKSI / 22-2003-052 Dosen Pembimbing 1 Abinhot Sihotang, MT.
Self Compacting Concrete (SCC) merupakan beton yang dapat memadat sendiri tanpa bantuan alat pemadat atau vibrator. Salah satu permasalahan dalam dunia konstruksi yang dewasa ini memerlukan beton dengan workability tinggi serta mampu melewati rintangan rapat. Campuran beton segar dapat dikatakan sebagai beton SCC apabila memenuhi kriteria sebagai berikut yaitu Filling ability adalah kemampuan beton SCC untuk mengalir dan mengisi keseluruh bagian cetakan dengan beratnya sendiri. Passing ability adalah kemampuan beton SCC untuk mengalir melalui celah-celah antar besi tulangan cetakan, Segregation resistance adalah kemampuan beton SCC untuk meredam terjadinya segregasi. Agregat merupakan bahan penyusun terbesar dalam beton karena mengisi 60%-70% dari campuran beton. Agregat halus dengan tingkat gradasi yang berbeda tentunya akan memberikan pengaruh pada sifat beton tersebut. Gradasi agregat dapat dibedakan menjadi tiga yaitu, gradasi senjang, menerus, dan seragam. Pada penelitian ini perbedaan gradasi agregat halus untuk beton gradasi menerus, digunakan agregat halus dengan ukuran tertahan saringan no.100 dan lolos no.4. Beton gradasi seragam menggunakan agregat halus dengan ukuran lolos saringan no.8 dan tertahan no.16. Sedangkan beton bergradasi senjang menggunakan agregat halus dengan menghilangkan agregat halus yang lolos saringan no.8 dan tertahan no.16. Benda uji kemudian ditest kuat tekannya menggunakan Universal Testing Machine (UTM) dengan umur beton 3 hari, 7 hari, 14 hari , dan 28 hari. Hal ini berlaku untuk semua jenis variasi betonnya. Pada campuran SCC diperlukan bahan kimia tambahan seperti superplasticizer yang berguna untuk mengurangi volume air pada beton. Bahan ini digunakan untuk menghasilkan beton mengalir tanpa mengalami segregasi atau bleeding yang umumnya terjadi pada beton konvensional dengan jumlah air yang banyak. Pada penelitian ini superplasticizer yang digunakan ialah Sika Viscocrete-10 yang mampu memfasilitasi pengurangan air yang tinggi, menghasilkan kemampuan mengalir yang baik, serta memiliki sifat memadat sendiri. Dari hasil pengujian campuran beton terlihat bahwa nilai-nilai yang diperoleh untuk setiap parameter ketiga jenis campuran tidak berbeda secara signifikan. Hal ini menunjukan bahwa workability ketiga jenis campuran relatif sama. Dari hasil pengujian kuat tekan terlihat bahwa beton SCC dengan agregat halus bergradasi menerus mempunyai kualitas mutu beton yang lebih baik diantara dua beton SCC lainnya. Hasil yang diperoleh dari ketiga jenis beton tersebut berbeda-beda. Hal ini menunjukan bahwa gradasi agregat halus dapat mempengaruhi kekuatan beton SCC. Kata kunci : Self Compacting Concrete, gradasi agregat halus, superplasticizer