// <![CDATA[EVALUASI PENGARUH JALINAN JALAN SUKABUMI – JALAN JAKARTA TERHADAP PERSIMPANGAN JALAN JAKARTA – JALAN A.YANI BANDUNG]]> Leoniev Ichlas / 22 2003 060 Dosen Pembimbing 1 Sofyan Triana, MT.
Meningkatnya jumlah kendaraan yang ada di kota Bandung mengakibatkan kegiatan di arus persimpangan Jalan Jakarta – Jalan Supratman juga meningkat, mengakibatkan penumpukan kendaraan yang membuat panjang antrian kendaraan yang mengakibatkan kemacetan lalulintas, sehingga perlu dilakukan analisis kinerja lalulintas dan parameter yang menunjukkan kondisi ruas jalan, agar diperoleh gambaran kinerja uas jalan di persimpangan jalan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jalinan yang diakibatkan kendaraan yang datang dari ruas Jalan Sukabumi pada persimpangan Jalan Jakarta – Jalan A.Yani Bandung. Data yang diperoleh dengan melakukan survey, selanjutnya diolah dengan menggunakan metode MKJI’97 yang kemudian digunakan sebagai indikasi kinerja persimpangan. Hasil analisis lalulintas diperoleh nilai derajat kejenuhan (DS) pada persimpangan Jalan Jakarta – Jalan A.Yani, yaitu sebesar 0,92 untuk Jalan Supratman (Arah Utara), 0, 92 untuk Jalan Jakarta (Arah Selatan), dan 0,92 untuk Jalan A.Yani (Arah Barat), sedangkan pada ruas Jalan Sukabumi diperoleh panjang jalinan (Lw) yaitu sebesar 63,25 m dan nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 1,41. Hasil analisis lalulintas dengan kondisi pengalihan arus kendaraan diperoleh nilai derajat kejenuhan (DS) pada persimpangan Jalan Jakarta – Jalan A.Yani, yaitu 0,75 untuk masing-masing ruas jalan. Kata kunci : Jalinan, MKJI 1997, kinerja persimpangan, ruas