PEMANFAATAN LIMBAH BETON SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL AGREGAT HALUS DAN KASAR PADA BETON NORMAL
Pemanfaatan agregat daur ulang dalam sistem konstruksi merupakan ide untuk pemanfaatan limbah beton yang sering menimbulkan masalah bagi lingkungan. Seringkali beton sisa gedung yang tidak terpakai ataupun sisa ready-mix dibuang tanpa manfaat dan bahkan mengganggu. Usaha untuk memanfaatkan limbah beton bukan saja akan mengurangi masalah lingkungan akan tetapi dapat memberikan nilai ekonomis terhadap konstruksi, serta suatu upaya pelestarian sumber daya alam. Metode yang digunakan dalam menghitung komposisi campuran beton adalah SNI 03-2838-2000. Kuat tekan rencana yang direncanakan adalah 23 MPa. Beton dilakukan dengan variasi substitusi pecahan limbah beton sebesar 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%. Pada substitusi agregat pecahan 100% alam dan limbah beton 100% dilakukan pengujian pada umur 7, 14 dan 28 hari. Variasi slump rencana sebesar 60-180 mm, Pengujian kuat tekan beton dilakukan pada semua variasi pada umur 28 hari dan pada variasi substitusi agregat alam dan limbah beton sebesar 100% dilakukan pengujian kuat tekan beton pada umur, 7, 14 dan 28 hari.
Dari hasil penelitian ini didapatkan nilai kuat tekan rata-rata pada subsitusi agregat kasar menggunakan pecahan limbah beton dengan kadar subsitusi yang paling optimum sebesar 100% dengan kuat tekan rata-rata 24,35 MPa. Dan pada substitusi agregat halus pecahan limbah beton yang paling optimum adalah pada substitusi 100% agregat halus limbah beton dengan kuat tekan rata-rata 25,60 MPa. Nilai optimum pada rata-rata kuat tekan agregat gabungan terdapat pada 25% dan 75% agregat alam dan limbah beton. Nilai kuat tekan rata-rata dengan kadar substitusi limbah beton sebesar 100% pada umur 7, 14, dan 28 hari dengan kuat tekan rata-rata berturut-turut sebesar 10,82 MPa, 19,63 MPa, 24,96 MPa,. Nilai slump rencana adalah 30-60 mm. dan untuk nilai kuat tarik belah optimum pada substitusi 100% agregat kasar limbah beton adalah 2,45 MPa. Pada 100% agregat kasar alam terdapat nilai kuat tarik belah optimum dengan substitusi agregat halus limbah beton sebesar 75% limbah dan 25% alam sebesar 2,36 MPa. Untuk substitusi agregat gabungan terdapat nilai kuat tarik belah pada variasi campuran 100% yaitu sebesar 2,02 MPa. Dari seluruh hasil pengujian diatas kuat tekan maupun kuat tarik belah, tetap mengacu pada campuran 100% agregat alam. Kata kunci: pecahan limbah beton, agregat alam, agregat daur ulang.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).PEMANFAATAN LIMBAH BETON SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL AGREGAT HALUS DAN KASAR PADA BETON NORMAL ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.PEMANFAATAN LIMBAH BETON SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL AGREGAT HALUS DAN KASAR PADA BETON NORMAL ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text
MLA Style
.PEMANFAATAN LIMBAH BETON SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL AGREGAT HALUS DAN KASAR PADA BETON NORMAL ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text
Turabian Style
.PEMANFAATAN LIMBAH BETON SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL AGREGAT HALUS DAN KASAR PADA BETON NORMAL ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text