PEMANFAATAN SERBUK BATA SEBAGAI POWDER PADA SELF COMPACTING CONCRETE


Bata merah merupakan salah satu unsur bangunan dalam pembuatan konstruksi bangunan yang terbuat dari tanah liat yang ditambah air dengan atau tanpa bahan campuran lain melalui beberapa tahap pengerjaan, dibakar pada temperatur tinggi hingga berubah warna serta akan mengeras jika didinginkan dan tidak akan hancur apabila direndam dalam air. Bata merah tergolong dalam artificial pozzolan atau pozzolan buatan yang mudah didapatkan dan harganya relatif murah di Indonesia. Banyaknya limbah bata merah yang sudah tidak terpakai lagi, menuntut pemikiran untuk memanfaatkan limbah bata merah tersebut agar dapat digunakan kembali sebagai bahan penyusun powder pada self compacting concrete (SCC). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh serbuk bata terhadap penurunan kuat tekan beton self compacting, workability serta sifat mekanis pada beton self compacting. Untuk merancang beton self compacting, dilakukan usaha sebagai berikut 1) kadar serbuk bata yang digunakan 0%,10%,20%,30% dan 40% dari berat powdernya; 2) ukuran serbuk bata yang digunakan lolos no.100 tertahan no.200, lolos no.200 tertahan di pan, serta gabungan dari kedua ukuran bata tersebut dengan persentase: 70% lolos no. 200 dan 30% lolos no. 100; 3) pemakaian kadar air bebas sebesar 190 liter; 4) kadar superplasticizer menggunakan 1.3%, 1.5%, dan 1.7%. Metoda SNI 03-2834-2000 yang dikombinasikan dengan metoda Simple Mix Design Okamura digunakan untuk menghitung komposisi campuran beton self compacting. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah silinder 10x20cm. Pengujian beton segar yang dilakukan adalah pengujian slump flow yang dilakukan pada semua trial mix. Untuk beton keras dilakukan pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah pada benda uji silinder. Diameter sebaran beton segar maksimum mencapai 63 cm. Pengaruh serbuk bata terhadap penurunan kuat tekan beton mencapai optimum pada penambahan sebesar 20% yang menghasilkan nilai kuat tekan rata-rata mencapai 36.25 MPa dan kuat tarik belah rata-rata mencapai 2.81 MPa, pada penambahan kadar hingga 40% kuat tekan yang dihasilkan turun secara drastis. Perbedaan ukuran bata menghasilkan nilai kuat tekan beton optimum pada trial mix design dengan komposisi serbuk bata lolos no. 200 yaitu sebesar 37.05 MPa. Penggunaan superplasticizer dengan dosis 1.5% menghasilkan kuat tekan tertinggi yaitu sebesar 36.35 MPa, dosis tersebut merupakan dosis optimum, apabila dosis tersebut diturunkan atau dinaikan sebesar 0.2% nilai kuat tekan yang dihasilkan hanya mencapai 22.46 MPa dan 34.04 MPa. Kata kunci: serbuk bata, slump flow, kuat tekan, kuat tarik belah


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang HARRY FRATHAMA / 222006058 - Personal Name
Bernardinus Herbudiman, MT. - Personal Name
No. Panggil 1150SI082012a
Subyek
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2012
Jurusan Teknik Sipil
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik

  Tags :

Citation

. (2012).PEMANFAATAN SERBUK BATA SEBAGAI POWDER PADA SELF COMPACTING CONCRETE().Teknik Sipil:FTSP

.PEMANFAATAN SERBUK BATA SEBAGAI POWDER PADA SELF COMPACTING CONCRETE().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text

.PEMANFAATAN SERBUK BATA SEBAGAI POWDER PADA SELF COMPACTING CONCRETE().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text

.PEMANFAATAN SERBUK BATA SEBAGAI POWDER PADA SELF COMPACTING CONCRETE().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id