STUDI PENGARUH JARI-JARI KELENGKUNGAN BALOK PADA JEMBATAN KOMPOSIT
Telah dilakukan sebuah studi yang mempelajari perilaku gelagar lengkung, serta desain jembatan komposit berdasarkan RSNI T-03-2005 untuk sebuah jembatan lengkung komposit dengan jari-jari kelengkungan pada 100 meter dan panjang bentang 30 meter sebagai salah satu infrastruktur jalan raya. Namun, studi tersebut tidak menganalisa pengaruh jari-jari kelengkungan itu sendiri. Oleh karena itu, pengaruh radius kelengkungan terhadap jembatan itu akan menjadi tujuan tugas akhir ini. Jembatan yang dianalisa disini menggunakan jenis baja BJ 55 dengan lebar sayap atas (btf) 350 mm, tebal sayap atas (ttf) 32 mm, tinggi total (H) 1600 mm, tinggi bersih (D) 1536 mm, tebal badan (tw) 12 mm, lebar sayap bawah (bbf) 700 mm, tebal sayap bawah (tbf) 32 mm, jarak antar gelagar baja 2000 mm, jumlah gelagar baja 6 buah. Jari-jari kelengkungan yang dipakai mulai dari 80 m, 100 m, 200 m, 300 m dan 1000 m serta membandingkannya dengan jembatan lurus untuk panjang jembatan yang sama. Data tersebut kemudian dimasukkan ke dalam software SAP 2000 versi 14 yang kemudian dianalisis gaya-gaya dalam yang terjadi seperti gaya geser, momen dan torsi. Hasil yang didapat dari analisis tersebut dibandingkan untuk setiap radius kelengkungan jembatan dengan jembatan lurus. Nilai rasio perbandingan inilah yang digunakan sebagai acuan karakteristik jari-jari kelengkungan jembatan tersebut dimana dengan nilai rasio mendekati 1 yaitu pada lengkung 1000 m dapat diasumsikan bahwa perilakunya sudah mendekati jembatan lurus.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).STUDI PENGARUH JARI-JARI KELENGKUNGAN BALOK PADA JEMBATAN KOMPOSIT ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI PENGARUH JARI-JARI KELENGKUNGAN BALOK PADA JEMBATAN KOMPOSIT ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text
MLA Style
.STUDI PENGARUH JARI-JARI KELENGKUNGAN BALOK PADA JEMBATAN KOMPOSIT ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text
Turabian Style
.STUDI PENGARUH JARI-JARI KELENGKUNGAN BALOK PADA JEMBATAN KOMPOSIT ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text