STUDI MENGENAI PENENTUAN DEVIASI STANDAR PADA PERANCANGAN CAMPURAN BETON
Kuat tekan beton ditentukan oleh berbagai faktor yaitu faktor air semen, faktor rasio agregat, gradasi, kekasaran permukaan, dan bentuk agregat. Oleh karena itu hasil uji tekan dari sejumlah benda uji silinder beton akan bervariasi disekitar kuat tekan rerata. Dalam perancangan campuran beton, kuat tekan rerata rencana ditentukan dengan cara menambahkan kuat tekan karakteristik yang akan dicapai dengan perkalian
dari konstanta statistik dengan nilai deviasi standar yang diambil dengan tingkat pengawasan. Oleh karena itu untuk suatu kuat tekan karakteristik yang sama maka kuat tekan rencana akan sama untuk berbagai macam ukuran maksimum agregat kasar selama tingkat pengawasannya yang diterapkan berada pada tingkat yang sama. Dari hasil penelitian Venkateswara, Rao, Kumar (2010), Walker, Bloem (1960), dan Cordon, Gillespie (1963) terungkap bahwa kuat tekan ditentukan juga oleh ukuran maksimum agregat kasar, semakin kecil ukuran maksimum agregat kasar maka kuat tekannya akan semakin besar. Fenomena ini terjadi akibat konsentrasi tegangan makin berkurang jika ukuran agregat kasar makin kecil. Dikaitkan dengan hasil penelitian dari Venkateswara, Rao, Kumar (2010), Walker, Bloem (1960), dan Cordon, Gillespie (1963) maka standar deviasi yang digunakan dalam menentukan kuat tekan rerata rencana perlu mempertimbangkan ukuran maksimum agregat kasar yang digunakan, semakin kecil ukuran maksimum agregat kasar yang digunakan maka nilai standar deviasi standar akan
semakin kecil sekalipun tingkat pengawasannya juga sama. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa standar deviasi yang disarankan oleh ACI dan Himsworth merupakan standar deviasi yang memberikan keamanan untuk tercapainya kuat tekan karakteristik untuk semua ukuran agregat kasar. Jika dikaitkan dengan efisiensi bahan maka standar deviasi yang disarankan oleh ACI dan Himsworth merupakan standar deviasi yang sesuai dengan ukuran maksimum agregat kasar 40 mm. Kata kunci : kuat tekan, ukuran maksimum agregat kasar, standar deviasi,
konsentrasi tegangan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).STUDI MENGENAI PENENTUAN DEVIASI STANDAR PADA PERANCANGAN CAMPURAN BETON ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI MENGENAI PENENTUAN DEVIASI STANDAR PADA PERANCANGAN CAMPURAN BETON ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text
MLA Style
.STUDI MENGENAI PENENTUAN DEVIASI STANDAR PADA PERANCANGAN CAMPURAN BETON ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text
Turabian Style
.STUDI MENGENAI PENENTUAN DEVIASI STANDAR PADA PERANCANGAN CAMPURAN BETON ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text