PEMANFAATAN TAILING TEMBAGA SEBAGAI AGREGAT PADA BETON NORMAL
Beton merupakan material yang diperoleh dengan mencampurkan agregat kasar, agregat halus, semen dan air. Namun berdasarkan fakta yang ada beberapa wilayah Indonesia seperti Papua, sulit dijumpai agregat kasar. Untuk mengatasi masalah tersebut munculah ide dan gagasan untuk memanfaatkan limbah tailing sisa tambang PT. Freeport Indonesia (PTFI) yang keberadaannya telah merusak lingkungan untuk dijadikan material pembentuk beton. Penelitian dilakukan di Laboratorium Balai Jembatan dan Bangunan Pelengkap Jalan Pusjatan, Bandung dengan menggunakan benda uji mortar ukuran 5x5x5 cm3 yang diuji pada umur 7,14,28 hari dengan rasio semen : tailing (1:2) variasi w/c = 0,5 ; 0,6; 0,65; 0,7 sedangkan dengan tambahan superplasticizer (SP) 2% variasi w/c =0,4; 0,5; 0,55. Sedangkan untuk rasio semen : tailing (1:2,5) variasi w/c = 0,65; 0,7; 0,75 sedangkan dengan tambahan superplasticizer (SP) 2% variasi w/c= 0,5;0,55;0,6. Dari hasil pengujian menunjukan bahwa tailing hasil sisa tambang PT. Freeport Indonesia (PTFI) dapat dijadikan sebagai material pembentuk beton meskipun tanpa menggunakan agregat kasar. Kuat tekan maksimum sebesar 41 MPa yang dicapai pada umur beton 28 hari dengan rasio semen : tailing (1:2) dan rasio air semen (w/c) 0,5 akan tetapi tingkat kelacakannya rendah sehingga sulit dikerjakan sehingga perlu ditambahkan superplasticizer (SP) untuk meningkatkan kelacakan.
Kata Kunci : Tailing, beton tanpa agregat halus, kuat tekan.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2012).PEMANFAATAN TAILING TEMBAGA SEBAGAI AGREGAT PADA BETON NORMAL ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.PEMANFAATAN TAILING TEMBAGA SEBAGAI AGREGAT PADA BETON NORMAL ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text
MLA Style
.PEMANFAATAN TAILING TEMBAGA SEBAGAI AGREGAT PADA BETON NORMAL ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text
Turabian Style
.PEMANFAATAN TAILING TEMBAGA SEBAGAI AGREGAT PADA BETON NORMAL ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text