// <![CDATA[PERBANDINGAN PERHITUNGAN TEBAL PERKERASAN LENTUR METODE KONSTRUKSI BERTAHAP SKBI – 2.3.26. 1987 ANALISA KOMPONEN DENGAN METODE Pt T-01-2002-B]]> Dr. Dwi Prasetyanto, Ir.,M.T. Jaka Mulyadi / 222008029 Dosen Pembimbing 1
Jalan merupakan prasarana transportasi penting yang berguna untuk melewatkan lalu lintas dari suatu tempat ke tempat lain. Dalam perencanaan perkerasan jalan harus memperhatikan kenyamanan, keamanan pemakai jalan, dan umur pelayanan jalan yang akan dibuat, oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan terhadap tebal lapis perkerasan dan pemilihan lapis perkerasan yang dibutuhkan. Pada Tugas Akhir ini direncanakan tebal lapis perkerasan bertahap dengan membandingkan dua metode antara Metode SKBI – 2.3.26. 1987 Analisa Komponen dan Pedoman Pt T-01-2002-B. Adapun data yang digunakan dalam perhitungan ini adalah data hasil survey serta analisa data proyek peningkatan jalan Lingkar Gentong Tasikmalaya, Jawa Barat. Perencanaan jalan Lingkar Gentong Tasikmalaya, menghasilkan tebal lapis permukaan 29 cm dengan menggunakan Metode SKBI – 2.3.26. 1987 Analisa Komponen, dan tebal 30 cm dengan menggunakan Metode Pt T-01-2002-B. Untuk SN = 6, IPt = 2,5, diperoleh angka ekivalen (E) truk 2 As sebesar 4,809dengan menggunakan Metode SKBI – 2.3.26. 1987 Analisa Komponen dan sebesar 6,390 dengan menggunakan Pedoman Pt T-01-2002-B. Kata kunci: lapis perkerasan, konstruksi bertahap, metode analisa komponen dan metode Pt T-01-2002-B