PENGARUH UKURAN MAKSIMUM AGREGAT KASAR TERHADAP SIFAT-SIFAT FISIS DAN MEKANIS BETON SELF COMPACTING CONCRETE (SCC)
Kebutuhan akan beton yang memiliki kinerja yang tinggi baik workability ataupun sifat mekanisnya. Oleh Karen itu, Self compacting concrete (SCC) dipilih untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Dimana tujuan dari penelitian ini unutk mengetahui pengaruh ukuran maksimum agregat kasar terhadap workabilitas dan kuat tekan beton Self compacting concrete (SCC). Ruang lingkup penelitian ini mencakup perencanaan campuran beton SCC dengan menggunakan ukuran maksimum agregat kasar sebesar 10 mm, 12.5 mm, dan 20 mm, serta kuat tekan rencana 30 MPa pada umur 3, 7, 14, dan 28 hari. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan cara studi eksperimental mengenai self compacting concrete. Penggunaan ukuran maksimum agregat kasar pada campuran beton Self Compacting merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kuat tekan beton dan semakin kecil ukuran maksimum agregat, maka specific surface agregat akan semakin besar. Specific surface yang semakin besar akan menyebabkan bonding antara agregat dengan pasta semen akan semakin besar, sehingga kekuatan beton juga akan semakin besar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh ukuran maksimum agregat kasar terhadap sifat fisis dan mekanis pada beton self compacting. Untuk mendapatkan karakteristik SCC pada campuran beton self compacting, dilakukan usaha dengan menggunakan ukuran maksimum agregat kasar yaitu 20 mm, 12,5 mm dan 10 mm, penggunaan superplasticizer diambil sebesar 1,5% dari berat powdernya. Metoda SNI 03-2834-2000 yang dikombinasikan dengan metoda Simple Mix Design Okamura digunakan untuk menghitung komposisi campuran beton self compacting. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah silinder dengan diameter 10cm dan tinggi 20cm. Pengujian beton segar yang dilakukan adalah pengujian slump flow, V-funnel dan L-shaped box yang dilakukan pada semua campuran.. Untuk beton keras dilakukan pengujian kuat tekan beton pada benda uji silinder. Dari semua pengujian beton segar, semua campuran memenuhi syarat yang ditentukan untuk manghasilkan beton SCC. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan beton (f’c), didapat bahwa kuat tekan beton pada umur 28 hari untuk ketiga jenis campuran memenuhi kuat rencana yang ditetapkan, yaitu 30 MPa. Beton SCC dengan ukuran maksimum agregat kasar 10 mm mampu menghasilkan kekutan tekan beton sebesar 37,07 MPa atau 23% lebih tinggi dari kuat tekan yang direncanakan. Kata kunci: ukuran agregat maksimum, slump flow, v-funnel, l-shaped box, kuat tekan.
Detail Information
Bagian
Informasi
Pengarang
EDI KURNAEDI / 222008069 - Personal NameAbinhot Sihotang, MT. - Personal Name
No. Panggil
1190SI082012a
Subyek
Fakultas
FTSP
Tahun Terbit
2012
Jurusan
Teknik Sipil
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik
Citation
APA Style
. (2012).PENGARUH UKURAN MAKSIMUM AGREGAT KASAR TERHADAP SIFAT-SIFAT FISIS DAN MEKANIS BETON SELF COMPACTING CONCRETE (SCC) ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.PENGARUH UKURAN MAKSIMUM AGREGAT KASAR TERHADAP SIFAT-SIFAT FISIS DAN MEKANIS BETON SELF COMPACTING CONCRETE (SCC) ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text
MLA Style
.PENGARUH UKURAN MAKSIMUM AGREGAT KASAR TERHADAP SIFAT-SIFAT FISIS DAN MEKANIS BETON SELF COMPACTING CONCRETE (SCC) ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text
Turabian Style
.PENGARUH UKURAN MAKSIMUM AGREGAT KASAR TERHADAP SIFAT-SIFAT FISIS DAN MEKANIS BETON SELF COMPACTING CONCRETE (SCC) ().Teknik Sipil:FTSP,2012.Text