// <![CDATA[STUDI PELAT LANTAI BAJA ORTHOTROPIK DENGAN RIB ARAH MEMANJANG]]> Mohamad Nur Afrizal/222008075 Dosen Pembimbing 1 Dr. Tech. Aswandy., Ir., M.T.
Lantai beton pada jembatan rangka sering mengalami kerusakan akibat adanya perbedaan kekakuan antara lantai dan gelagar utama jembatannya. Salah satu alternatif untuk mengatasi masalah tersebut adalah menggunakan panel baja orthotropik. Saat ini belum ada standar untuk perencanaan panel baja orthotropik, sehingga studi yang dilakukan ini adalah untuk meneliti permasalahan dalam perencanaan panel orthotropik tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan membuat beberapa variasi rib trapesium. Variasi ini terdiri dari perbedaan kemiringan dan ukuran badan rib. Dalam pembuatan model rib trapesium ini dibantu dengan menggunakan perangakat lunak/software SAP 2000. Analisis yang dilakukan hanya terfokus terhadap lendutan dan tegangan yang terjadi pada panel setelah diberikan beban. Hasil output dari software SAP 2000 versi 14 diperoleh nilai tegangan terbesar terjadi pada rib C, dengan dimensi lebar bagian atas rib 150 mm dan lebar bagian bawah rib 300 mm. Namun untuk tegangan terkecil terjadi pada rib D, dengan dimensi lebar bagian atas rib 200 mm dan lebar bagian bawah rib 250 mm. Untuk nilai lendutan terbesar terjadi pada rib B,dengan dimensi lebar bagian atas rib 200 mm dan lebar bagian bawah rib 300 mm. Namun untuk lendutan terkecil terjadi pada rib D, dengan dimensi lebar bagian atas rib 200 mm dan lebar bagian bawah rib 250 mm. Kata kunci : Jembatan lantai baja orthotropik, rib trapesium, tegangan dan lendutan