// <![CDATA[STUDI PENGARUH SUPERELEVASI TERHADAP PERILAKU DIAFRAGMA PADA JEMBATAN KOMPOSIT LENGKUNG]]> Gilang Nusantara Bening/222008077 Dosen Pembimbing 1 Dr. Tech. Aswandy., Ir., M.T.
Peraturan desain jembatan mengatur perencanaan jembatan komposit dengan gelagar lurus. Untuk kasus jembatan lengkung horizontal, belum banyak dibahas dan diatur standar perencanaanya. Secara umum, jembatan ini mempunyai gaya torsi yang signifikan akibat beban gravitasi. Studi ini akan mempelajari perilaku elemen struktur jembatan komposit lengkung akibat beban gravitasi, terutama pada bagian diafragma. Studi penelitian ini memodelkan 2, 3, 4, 5, dan 6 gelagar melengkung secara horizontal.dan diafragma dengan menggunakan metode elemen hingga pada perangkat lunak SAP2000. Selain itu, dalam pemodelan superelevasi diperhitungkan. Pemodelan gelagar menggunakan elemen cangkang segiempat dan elemen batang digunakan untuk pemodelan diafragma. Dari hasil pengujian didapat bahwa deformasi vertikal (Uz) , deformasi arah y (Uy), dan gaya aksial yang terjadi pada jembatan lengkung horizontal dengan superelevasi lebih besar dibandingkan nilai deformasi dan gaya aksial yang terjadi pada jembatan lengkung tanpa superelevasi. Kata kunci : super elevasi, jembatan lengkung horizontal, diafragma