// <![CDATA[PENGARUH KEGIATAN PERNIAGAAN DI BANDUNG TIMUR PLAZA TERHADAP KINERJA RUAS JALAN A. H. NASUTION BANDUNG]]> Eka Rahman Priangan/222008086 Dosen Pembimbing 1 ELKHASNET, MT.
Dampak akibat tidak tepatnya perencanaan pembangunan adalah dampak terhadap lingkungan dan dampak terhadap lalu lintas. Lalu lintas yang terganggu dapat disebabkan oleh beberapa hal yang salah satunya adalah hambatan samping yang berasal dari kegiatan di samping jalan, oleh karena itu dilakukanlah penelitian mengenai pengaruh kegiatan perniagaan di Bandung Timur Plaza terhadap kinerja ruas Jalan A. H. Nasution. Perbandingan parameter-parameter seperti nilai kapasitas jalan (C), kecepatan arus bebas dan kapasitas yang dihitung dengan metode Greenshields (qmaks) pada kondisi hambatan samping yang berbeda akan menjadi indikator untuk menentukan pengaruh kegiatan perniagaan di Bandung Timur Plaza terhadap kinerja ruas Jalan A. H. Nasution Bandung. Kelas hambatan samping ruas jalan A. H. Nasution Bandung adalah sedang dengan 311 kejadian/jam. Hasil perhitungan dan perbandingan menunjukan bahwa terjadi penurunan parameter kinerja ruas jalan akibat perubahan kelas hambatan samping dari sangat rendah menjadi sedang. Penurunan kapasitas (qmaks) dengan metode Greenshields sebesar 8.15%, penurunan kecepatan arus bebas (Uf ) dengan metode Greenshields sebesar 1.72 %, penurunan nilai kapasitas jalan (C) sebesar 4.16%, dan penurunan kecepatan arus bebas (FV) MKJI 1997 sebesar 8.93 %. Maka dapat disimpulkan bahwa kinerja ruas Jalan A. H. Nasution menurun akibat terganggu oleh hambatan samping termasuk kegiatan perniagaan di Bandung Timur Plaza. Kata kunci: kinerja jalan, hambatan samping , pengaruh