// <![CDATA[KAJIAN KINERJA JALAN DR. DJUNDJUNAN BANDUNG DENGAN BEROPERASINYA FOUR IN ONE]]> Albert Augustin Simanjuntak / 222007115 Dosen Pembimbing 1 Sofyan Triana, MT.
Kemacetan merupakan salah satu masalah di Kota Bandung yang dikarenakan semakin tingginya jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bandung dari berbagai kota yang ada disekitarnya. Salah satu cara untuk menangulanginya, Pemerintah Kota Bandung mengoperasikan four in one pada jalan Dr. Djundjunan agar arus lalu lintas yang masuk dari Pintu Tol Pasteur dapat dipecah ke pintu tol lain di wilayah Bandung. Metode analisis kinerja jalan menggunakan MKJI’97 untuk mendapatkan kecepatan arus bebas dan kapasitas untuk menentukan derajat kejenuhan dan kecepatan tempuh. Hasil analisis lalulintas kinerja ruas jalan Dr. Djundjunan (Pasteur-Pasir Kaliki) pada pukul 11:15 – 12:15 WIB ditunjukan oleh kecepatan arus bebas sebesar 61 km/jam, kapasitas sesungguhnya sebesar 5236 smp/jam/arah, derajat kejenuhan sebelum berlakunya four in one sebesar 0,62, dengan kecepatan tempuh rata-rata sebesar 53 km/jam. Sedangkan setelah berlakunya four in one, derajat kejenuhan sebesar 0,55, dengan kecepatan tempuh rata-rata sebesar 55 km/jam. Kesimpulan yang diperoleh bahwa four in one yang beroperasi tidak memiliki pengaruh peningkatan nilai ruas jalan Dr. Djundjunan dan hanya meningkatkan nilai Derajat Kejenuhan sebesar 10%. Kata Kunci : Kinerja, derajat kejenuhan, four in one.