STUDI MENGENAI KONTRIBUSI AGREGAT DALAM PEMBENTUKAN KUAT TEKAN BETON
Penelitian oleh Thesia (2013) dari Itenas mengungkapkan bahwa kuat tekan beton tidak hanya diperoleh dari rasio faktor air-semen tetapi juga dipengaruhi oleh komposisi jumlah pasir. Atau dengan kata lain dipengaruhi oleh komposisi agregat halus dan agregat kasar dalam suatu volume total agregat. Berdasarkan hasil penelitian Thesia ini, untuk suatu volume total agregat dan w/c yang sama dalam 1 m³ beton, perubahan komposisi agregat halus dan agregat kasar dalam volume total agregat tersebut dapat menyebabkan perubahan kuat tekan beton. Mengingat faktor yang menentukan kuat tekan beton dalam teori perancangan campuran beton mayoritas berdasarkan faktor air- semen saja, maka perlu diteliti seberapa jauh pengaruh perubahan komposisi agregat
terhadap perubahan kuat tekan pada perancangan beton yang menggunakan faktor air-semen sebagai faktor utama yang membentuk kuat tekan beton. Untuk mengetahui hal tersebut dilakukan serangkaian penelitian yang menggunakan komposisi campuran beton yang dirancang menggunakan cara Dreux Gorisse dan faktor granular G antara lain (0,45; 0,50; 0,55) dengan kuat tekan rencana 30 MPa. Pada tiap nilai faktor granular selanjutnya dibuat komposisi pasir dan agregat kasar yang bervariasi namun dengan volume total agregat yang tetap dalam 1 m³ campuran beton dan dengan nilai w/c yang tidak berubah. Hasil penelitian selanjutnya dikaji banding dengan
cara SNI. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa pada tiap volume agregat total terdapat suatu volume pasir yang berprilaku anomali dimana perubahan komposisi pasir disekitar volume anomali tersebut akan berakibat kuat tekan beton selalu bertambah atau selalu berkurang. Untuk volume total agregat 0,6 m³ pasir anomalinya yaitu sebesar 0,19 m³ dan 0,3 m³, untuk volume total agregat 0,65 m³ pasir anomalinya sebesar 0,21 m³ dan 0,325 m³, dan untuk volume total 0,7 m³ pasir, anomalinya sebesar 0,23 m³ dan 0,36 m³.Batasan volume teoritis pasir dalam perancangan campuran beton cara SNI sangat berdekatan dengan volume anomali sehingga jika terjadi perubahan komposisi agregat maka perubahan komposisi agregat tersebut akan berkontribusi
meningkatkan kuat tekan beton untuk suatu w/c yang sama. Kata kunci: Perancangan campuran beton, Dreux Gorisse, ITENAS, faktor granular
Detail Information
Citation
APA Style
. (2013).STUDI MENGENAI KONTRIBUSI AGREGAT DALAM PEMBENTUKAN KUAT TEKAN BETON ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.STUDI MENGENAI KONTRIBUSI AGREGAT DALAM PEMBENTUKAN KUAT TEKAN BETON ().Teknik Sipil:FTSP,2013.Text
MLA Style
.STUDI MENGENAI KONTRIBUSI AGREGAT DALAM PEMBENTUKAN KUAT TEKAN BETON ().Teknik Sipil:FTSP,2013.Text
Turabian Style
.STUDI MENGENAI KONTRIBUSI AGREGAT DALAM PEMBENTUKAN KUAT TEKAN BETON ().Teknik Sipil:FTSP,2013.Text