PENGARUH ANGKUTAN PUBLIK PERKOTAAN PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL DI KOTA BANDUNG
Kendaraan angkutan publik jenis angkutan perkotaan (angkot) merupakan kendaraan bermotor yang banyak beroprasi di Kota Bandung. Salah satu daerah yang sering dilewati angkot, yaitu di daerah simpang jalan PHH. Mustopa/jalan Cikutra. Persimpang jalan PHH. Mustopa/jalan Cikutra adalah salah satu persimpang yang menggunakan lampu sebagai pengontrol pengatur pergerakan arus lalulintas. Keberadaan angkot dalam jumlah besar akan berpengaruh terhadap kinerja persimpangan tersebut dan kinerja persimpangan dinyatakan antara lain dalam nilai arus jenuh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai emp untuk angkot di persimpangan
berlampu lalu lintas dan membandingkan nilai emp hasil analitis dengan nilai emp menurut MKJI 1997. Selain itu juga untuk mengetahui pengaruh angkot terhadap arus jenuh didekat simpang dan mengevaluasi pengaruh kebiasaan berhenti angkot di lajur keluar persimpang terhadap saturation flow (arus jenuh) pada persimpang dengan lampu lalulintas. Berdasarkan metode regresi linier berganda dan menggunakan software SPSS dihasilkan
nilai emp untuk angkot dan sepeda motor yaitu 1,043 dan 0,205. Nilai ini mendekati emp menurut ketentuan MKJI 1997. Perbandingan antara adanya angkot berhenti didekat persimpang dengan tidak ada angkot yang berhenti didekat persimpang adalah sebesar 52,4%. Kata-kata kunci: Angkutan perkotaan, simpang bersinyal, emp, arus jenuh
Detail Information
Citation
APA Style
. (2013).PENGARUH ANGKUTAN PUBLIK PERKOTAAN PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.PENGARUH ANGKUTAN PUBLIK PERKOTAAN PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2013.Text
MLA Style
.PENGARUH ANGKUTAN PUBLIK PERKOTAAN PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2013.Text
Turabian Style
.PENGARUH ANGKUTAN PUBLIK PERKOTAAN PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2013.Text