<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="5145">
<titleInfo>
<title><![CDATA[STUDI MENGENAI PEMANFAATAN LIMBAH PEMBAKARAN BATU KAPUR CITATAH SEBAGAI AGREGAT KASAR DALAM CAMPURAN BETON]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lufi Nurhayati Zahra / 222008091</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Priyanto Saelan, Ir., M.T.</namePart>
<role><roleTerm type="text"></roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Teknik Sipil]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FTSP]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2013]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Agregat merupakan komponen utama beton (± 70 % dari volume beton ). Umumnya agregat kasar yang digunakan adalah batu pecah atau kerikil yang berjenis basalt atau granite, dan sebagai agregat halus digunakan pasir alam, akan tetapi semakin hari ketersediaan material tersebut semakin terbatas. Berbagai usaha telah dilakukan oleh para peneliti untuk mencoba mengkaji material lain sebagai alternatif untuk pengganti agregat untuk campuran beton. Salah satu agregat kasar yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti batu pecah atau kerikil dari jenis basalt dan granite adalah agregat kasar yang diperoleh dari batu kapur (limestone) yang sumber daya alamnya banyak terdapat di berbagai wilayah di Indonesia sehingga dapat dijadikan sebagai material lokal yang dapat digunakan dalam campuran beton. Selama ini batu kapur digunakan sebagai pondasi dan pengganti batu pecah pada pekerjaan perkerasan jalan. Dari hasil pengujian yang dilakukan pada penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa batu kapur hasil limbah pembakaran dari daerah Citatah dapat digunakan sebagai agregat kasar dalam campuran beton mutu normal, yaitu untuk kuat tekan beton ≤ 40 MPa, untuk campuran beton mutu tinggi dengan kuat tekan beton > 40 MPa, keausan limestone harus lebih besar daripada keausan granite, rancangan campuran beton menggunakan limestone sebagai agregat kasar dapat dilaksanakan dengan mengaplikasikan teori campuran beton (mix design) yang berlaku.</note>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[1255SI082013a]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[1255SI082013a]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="5229" url="" path="/1255SI082013a.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[STUDI MENGENAI PEMANFAATAN LIMBAH PEMBAKARAN BATU KAPUR CITATAH SEBAGAI AGREGAT KASAR DALAM CAMPURAN BETON]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[5145]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-03-29 09:56:54]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-09-28 10:48:42]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>