// <![CDATA[ANALISIS PERSEDIAAN MATERIAL PADA PROYEK BENDUNG WARU DENGAN METODE MRP (MATERIAL REQUIREMENT PLANNING)]]> BANGBANG RESPATY YULIANTARA / 222007042 Dosen Pembimbing 1 EMMA AKMALAH, Ph.D.
Konsep manajemen proyek mendasari suatu perencanaan terhadap pencapaian tujuan konstruksi. Di antara tujuan tersebut adalah terpenuhinya sumber daya proyek dengan cara yang efektif, efisien dan tepat waktu. Salah satunya sumber daya yang harus dipenuhi adalah material. Manajemen yang efisien dari proses persediaan (inventory) material membutuhkan estimasi yang akurat dari jadwal pekerjaan, volume pekerjaan, waktu persediaan material, kapasitas gudang dan batas waktu penyimpananan material. Kajian ini membahas penerapan metode Material Requirement Planning untuk menghitung jumlah persediaan material yang paling ekonomis. Studi kasus dilakukan pada pembangunan Bendung Waru di Kabupaten Karawang. Pada awalnya Kontraktor harus menyediakan material paling lambat dua minggu sebelum jadwal pelaksanaan proyek untuk mencegah target penyelesaian tidak terkejar. Namun pada kenyataannya setelah proyek tersebut berjalan kontraktor tidak ingin menyimpan material terlalu lama (lebih dari satu minggu). Kontraktor sering melakukan pemesan dengan berdasarkan intuisi sehingga cenderung kurang berpola. Alternatif yang lebih baik dapat dilakukan dengan mengelola inventory lebih baik sehingga dapat memberikan penghematan yang signifikan. Studi ini dilakukan dengan menganalisis perencanaan inventory dengan metode MRP (material requirements Planning) dengan model EOQ (Economic Order Quantity) dan POQ (Period Order Quantity). Hasil studi ini menunjukkan bahwa total biaya yang bisa dihemat dengan menggunakan model EOQ dan POQ adalah sebesar Rp. 590.151.615,- atau 4,62% dari total keseluruhan rencana anggaran biaya proyek real yakni sekitar Rp. 12.770.201.949.60,-. Kata Kunci : inventory, pemesanan, penyimpanan, ekonomis, penghematan.