// <![CDATA[STUDI KINERJA JALAN SURAPATI DENGAN METODE GREENSHIELDS (STUDI KASUS :]]> STEFANUS PRIYANTO J. P / 222009110 Dosen Pembimbing 1 ELKHASNET. Ir., M.T.
Jalan Surapati di Bandung merupakan jalan arteri primer yang sering terjadi kemacetan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hubungan antara arus – kecepatan – kerapatan dengan metode Greenshields dan kinerja jalan Surapati akibat aktivitas kantor Imigrasi. Dari hasil survei dan perhitungan, persamaan hubungan kecepatan-kerapatan saat hambatan samping tinggi (kantor beroperasi) yaitu Us=23,053–0,0299D dengan R2=0,8427 yang artinya memiliki hubungan persamaan yang erat, saat hambatan samping rendah (kantor tidak beroperasi) Us=33,119–0,0598D dengan R2=0,2814 dan menunjukkan hubungan persamaan yang lemah. Nilai kapasitas jalan saat hambatan samping tinggi adalah 4450 smp/jam, Dqm=386 smp/km, Dj=772 smp/km, Usqm=11,527 km/jam, Uf=23,053 km/jam. Dari hasil pengamatan saat kantor sudah tutup (tidak beroperasi), kondisi lalu lintas cenderung stabil, tidak diperoleh kecepatan yang terdistribusi dari tinggi sampai rendah. Dampak beroperasinya kantor pada jam kerja, kecepatan rata-rata cenderung rendah sekitar 4 – 7 km/jam, setelah kantor tutup (tidak beroperasi) kecepatan rata-rata berkisar 24 – 29 km/jam.