// <![CDATA[ANALISIS RELIABILITY DAN INTEGRITY PIPELINE TRANSMISI GAS JALUR JAWA BARAT OD 24 INCH DENGAN METODA FOSM DAN DETERMINISTIK ASME B31G]]> SUTOMO ROCHMANDA / 12.2005.078 Dosen Pembimbing 1 Tri Sigit Purwanto, ST., MT Dosen Pembimbing 2 Ahmad Taufik, Ph.D Dosen Pembimbing 1
Suatu sistem jaringan pipa transmisi gas dipengaruhi oleh beberapa faktor baik itu luar maupun dalam. Faktor luar seperti pengaruh lingkungan luar juga topografi wilayah dimana jaringan tersebut berada. Faktor internal seperti korosi,tekanan, gesekan. Dengan berjalannya waktu, jaringan pipa tersebut akan terkorosi dari diluar maupun dari dalam pipa itu sendiri sehingga kemungkinan untuk terjadi kegagalan pada suatu jaringan pipa akan semakin besar. Untuk itu analisis kehandalan serta analisis tekanan operasi pada suatu jaringan pipa sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya kegagalan tersebut. Salah satu metoda untuk menganalisis tingkat kehandalan adalah dengan metoda first order second moment method (FOSM). Mengenai analisis tekanan operasi pada suatu jaringan pipa menggunakan analisis maximum allowable operating pressure (MAOP). Penelitian yang tertulis dalam tugas akhir ini adalah perhitungan untuk menghitung kehandalan dari suatu jaringan pipa khususnya pipa gas serta perhitungan prediksi umur sisa dari suatu jaringan pipa khususnya pipa gas berdasarkan data inspeksi dari intelligent pig mengenai korosi yang terjadi pada dinding dalam pipa pada suatu jaringan pipa. Pipa gas yang digunakan sebagai studi kasus adalah pipa transmisi dan distribusi gas Jawa Barat dari Cilamaya (Jawa Barat) menuju ke Cilegon (Banten). Dengan memulai proses perhitungan, diperoleh nilai kehandalan dari setiap segmen pada jaringan pipa tersebut serta prediksi umur sisa dari jaringan pipa yang di analisis berdasarkan asumsi korosi yang terjadi pada jaringan pipa dianggap linier tiap tahunnya. Setelah melakukan analisis, dapat disimpulkan bahwa nilai terendah kehandalan untuk jaringan pipa transmisi gas jalur jawa barat untuk pipa berdiameter 24 inch adalah 0.79115 dan probability of failure (PoF) tertinggi sebesar 0.20845. Sementara untuk prediksi umur sisa dapat disimpulkan bahwa jaringan pipa akan mengalami kegagalan pada tahun 2012 akibat serangan korosi, jika tidak ada usaha pencegahan (corrosion rate tetap).