EVALUASI KONDISI DAN EFEKTIVITAS PEMANFAATAN HALTE DI KOTA BANDUNG
Keberadaan halte di Kota Bandung merupakan permasalahan yang perlu diperhatikan oleh
berbagai pihak, hal ini menjadi penting apabila dilihat dari konteks keberadaan halte sebagai
naungan bagi calon penumpang dalam aktifitas menunggu bus. Ketika fungsi halte sudah tidak
lagi relevan lagi dengan fungsinya maka hal ini perlu ditinjau. Di Kota Bandung terdapat beberapa
trayek untuk bus. Dalam tugas akhir ini trayek Dipatiukur – Leuwi Panjang akan dipilih untuk
dijadikan pembahasan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan halte dan kondisi halte. Data yang
diperlukan dalam analisis didapatkan dari hasil survei lapangan dan mengambil data dari hasil
kuisoner kepada 100 responden.
Hasil survei diperoleh, ukuran dimensi dan teluk halte memenuhi standar Dephub 1996. Fasilitas
63 % lengkap dan 37 % tidak lengkap. Jarak antar halte dan rambu pemberentian adalah 29 %
memenuhi ketentuan dan 71 % tidak memenuhi ketentuan jarak antar halte. Pemanfaatan halte
oleh penumpang adalah 13 % yang naik/turun pada halte dan 87 % yang tidak naik/turun pada
halte. Dengan demikian halte sudah tidak efektif lagi pemanfaatannya akan tetapi masih memiliki
beberapa kondisi yang memenuhi standar Dephub 1996.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).EVALUASI KONDISI DAN EFEKTIVITAS PEMANFAATAN HALTE DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.EVALUASI KONDISI DAN EFEKTIVITAS PEMANFAATAN HALTE DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2014.Text
MLA Style
.EVALUASI KONDISI DAN EFEKTIVITAS PEMANFAATAN HALTE DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2014.Text
Turabian Style
.EVALUASI KONDISI DAN EFEKTIVITAS PEMANFAATAN HALTE DI KOTA BANDUNG ().Teknik Sipil:FTSP,2014.Text