// <![CDATA[KENDALA DAN TANTANGAN PENERAPAN KONSEP GREEN LANDSCAPE PADA KAWASAN PERUMAHAN DI BANDUNG]]> Suga Libran / 222009029 Dosen Pembimbing 1 Emma Akmalah,Ph.D Nursetiawan, Ph.D
Rumah adalah salah satu kebutuhan utama manusia. Di sisi lain, pembangunan telah memberi kontribusi yang nyata terhadap kondisi bumi, dimana semakin panasnya planet ini terkait langsung dengan gas rumah yang dihasilkan oleh aktivitas manusia, termasuk konstruksi perumahan. Pertumbuhan penduduk Indonesia yang semakin meningkat, berimbas pada permintaan terhadap rumah kian melonjak. kawasan perumahan itu sendiri memiliki batas-batas tertentu. Apabila batas itu terlampaui, daya dukung kawasan tersebut dapat menurun, dan imbasnya akan menyebabkan bencana seperti banjir, longsor, dan kekeringan. Permasalahannya adalah bagaimana cara untuk menyediakan perumahan untuk memenuhi kebutuhan manusia, akan tetapi tidak memiliki dampak negatif terhadap lingkungan. Solusinya yaitu dengan menerapkan konsep green pada kawasan perumahan yang dibangun sehingga dapat mereduksi resiko pencemaran lingkungan. Dalam hal ini developer memegang peran penting dalam memenuhi kebutuhan perumahan yang ramah lingkungan. Hasil survei membuktikan bahwa sebagian besar developer khusus yang ada di Bandung telah menerapkan konsep green landscape namun kendala terbesar yang dialami adalah tinggkat wawasan lingkungan para konsumen yang masih rendah dan masih lemahnya peraturan pemerintah mengenai konsep ini. Solusinya adalah dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat melalui komunitas lingkungan ataupun instansi pendidikan tentang pentignya menjaga lingkungan. ditambah dengan mempertegas peraturan dari pemerintah mengenai konsep green ini. Untuk kedepannya tantangan developer adalah bagaimana caranya untuk membina para konsumen agar mencintai lingkungan, tidak cukup dengan hanya menerapkan konsep green tetapi developer juga harus memberikan pengarahan-pengarahan kepada para konsumen utuk menjaga lingkunganya.